15 Guru SMKN Wae Ri’i Diaktifkan Kembali

 

 

 

Kekson Salukh

Langkah cepat kembali ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi yang kembali mengaktifkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) 15 guru komite di SMK Negeri (SMKN) Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai.

Pengaktifan kembali 15 Guru yang dinonaktifkan pada Agustus 2020 itu menandai berakhirnya polemik internal yang melibatkan mantan Kepala SMKN Wae Ri’i, Yus Maria D. Romas.

Pantauan VN, Jumat, (21/5) malam Kadis P dan K Linus Lusi memimpin langsung pertemuan dengan pengawas,  Korwas, Plt. Kepala SMKN Wae Ri’i, Stefanus Enga, dan operator di ruang Kepala SMK Swasta Sadar Wisata.

Kordinator Pengawas (Korwas) Sekolah, Georger Hormat dalam pertemuan tersebut  mengatakan berbagai upaya telah ditempuh untuk mengaktifkan Dapodik 15 Guru komite namun menemui jalan buntu.

Tetapi, lanjut George, kehadiran Kadis P dan K keempat kali di Ruteng dapat menyelesaikan persoalan tersebut yang dibuktikan dengan mengaktifkan kembali 15 Guru  komite yang diberhentikan oleh mantan Kepala SMKN Wae Ri’i.

“Operator sekolah dihadapan kepada Kadis, Kabid Dikmen, dan para pengawas diperintahkan langsung mengaktifkan Dapodik 15 Guru sehingga terbaca status di Dirjen GTK Kemendiknas maupun di Dinas P dan K Provinsi NTT hanya butuh waktu 30 Menit,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi mengatakan, mulai hari ini, Sabtu (22/5) para guru tersebut sudah bisa mengajar seperti biasa untuk melaksanakan tugas dan fungsi pokok demi kemajuan pendidikan di SMKN Wae Ri’i.

“Kepada Plt Kepala SMKN Wae Ri’i maupun Korwas saya minta untuk melakukan supervisi dan pemantauan secara terus menerus agar pola pikir dan perilaku guru menjadi lebih baik,” pinta Linus. (bev/ol)

Leave a Comment