171 Kasus Kebakaran di Kupang sepanjang Agustus

Putra Bali Mula

 

Sepanjang Agustus 2021, telah terjadi 171 kasus kebakaran di Kota Kupang yang didominasi kebakaran pada lahan kering.

Kasus kebakaran yang terjadi di antaranya adalah lahan sebanyak 110 kasus, 21 kasus kebakaran perumahan, 2 gudang, 2 perkantoran dan 1 asrama.

Kepala Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Kupang, Yusak Bailaen, saat dihubungi Sabtu (18/9) mengimbau warga agar selalu berhati-hati.

“Jangan meninggalkan sumber panas atau sumber api seperti kompor, lampu minyak tanah, setrika menyala tanpa pengawasan. Jangan biarkan lampu menyala terus menerus dalam jangka waktu lama,” imbaunya.

Warga juga diminta jangan membiarkan anak-anak bermain dengan sumber api, baik itu korek api, lilin menyala. Ia ingin warga tidak menggunakan handphone yang sedang di-charge, apalagi di atas tempat tidur. Selain itu perlu hindari menggunakan stop kontak dengan ekstensi yang bertumpuk-tumpuk.

“Jangan tumpuk steker pada satu colokan,” tegasnya.

Kondisi angin kencang yang melanda Kota Kupang beberapa hari belakangan ini, kata dia, rawan memperluas kejadian kebakaran.

“Masyarakat harus waspada. Pastikan puntung rokok dimatikan lebih dulu sebelum dibuang. Juga mewaspadai potensi kebakaran yang dipicu pembakaran sampah, baik di halaman rumah, maupun di lahan-lahan kosong,” katanya.

Warga juga diminta menghindari bahan yang mudah terbakar dari sumber api. Biasakan untuk matikan lampu, kompor, dan alat-alat listrik setelah selesai digunakan atau saat akan bepergian keluar rumah.

“Jangan mengisi bahan bakar ke dalam perangkat yang sedang menyala. Matikanlah perangkat terlebih dahulu dan jangan mengisi bahan bakar sambil merokok atau di dekat sumber api,” tutup dia. (Yan/ol)

Leave a Comment