172 Personel Polda NTT Siap Amankan PSU Sarai

Para Personel BKO Polda NTT melaksanakan latihan Dalmas untuk mempersiapkan dukungan pengamanan PSU Pilkada Sabu Raijua di Lapangan Mapolda NTT, kemarin. Foto: Istimewa
Para Personel BKO Polda NTT melaksanakan latihan Dalmas untuk mempersiapkan dukungan pengamanan PSU Pilkada Sabu Raijua di Lapangan Mapolda NTT, kemarin. Foto: Istimewa

Mutiara Malahere

Kepolisian Daerah NTT menerjunkan 172 anggota BKO (Bantuan Kendali Operasi) untuk mendukung Polres mengamankan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Sabu Raijua.

Personel yang terlibat dari Satuan Brimob, Dalmas, Personel Pengamanan TPS, Regu Gakkumdu, Personel Provost, dan Bid Dokkes.

Kepada VN, Selasa (8/7), Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto menjelaslan jumlah personel BKO berdasarkan Surat Perintah Kapolda NTT nomor Sprin/553/V/Ops.2/2021 Tanggal 28 Mei 2021 untuk mendukung pelaksanaan pengamanan PSU Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua sesuai agenda KPU NTT pada 7 Juli 2021 mendatang.

Terkait persiapan para personel BKO, lanjut Krisna, setiap hari latihan Pengendalian Massa (Dalmas) serta melibatkan unit K9

Direktorat Samaptha di Lapangan Mapolda NTT, untuk meningkatkan kemampuan personel dalam rangka menghadapi pengamanan PSU Pilkada di wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

“Latihan Dalmas untuk mengantisipasi pengamanan massa dalam menghadapi PSU Sabu Raijua nanti, terutama mengantisipasi terjadi aksi demo massa, baik pada tahapan pemungutan suara maupun pasca pemungutan suara,” ujar Krisna.

Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan personel supaya anggota lebih mahir dan profesional dalam pelaksanaan tugas dilapangan khususnya pengamanan massa, baik itu tingkatan paling awal hingga tingkat lanjutan yang menjurus ke aksi anarkis.

Krisna berharap agar seluruh Personel Polda NTT mempersiapkan kemampuan serta peralatan yang dibutuhkan guna mengawal seluruh tahapan PSU sehingga berjalan dengan baik, aman dan tertib.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sarai, Markus Haba mengatakan Bawaslu Sarai sedang melakukan pengawasan pengadaan logistik dan Panwascam (Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan).

Logistik didatangkan dari Jakarta dan surabaya juga telah dipastikan dalam pemgawasan dan telah dibentuk tim pengawasnya.
Selain itu, Bawaslu juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada PSU nanti.

“Bawaslu bersama KPU memastikan semua proses dengan pengawasan langsung dan membagi tim sesuai lokasi termasuk dengan pengawasan logistik dari luar,” terangnya. (tia/mg-25/ari)

Leave a Comment