201 Atlet Muda SKO Flobamorata Divaksin

Salah satu siswa Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata Kupang divaksin oleh vaksinator dari Puskesmas Oepoi, Kota Kupang di aula sekolah itu, Sabtu (18/9). Dok.istimewa

Paskal Seran

 

SEBANYAK 201 atlet muda yang saat ini dibina di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang divaksin pertama. Vaksinasi yang digelar di aula SKO, Sabtu (18/9) itu berkat kerja sama SKO dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk mencapai target pemerintah soal hert immunity dan juga program Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat. Selain itu, sebagai salah satu syarat untuk menggelar sekolah tatap muka di sekolah itu.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala SKO Flobamora Kupang Hironimus Pati, Sabtu (18/9).

Vaksin yang diselenggarakan oleh SKO Flobamorata Kupang, kata dia, berkat kerja sama sekolahnya dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang divasilitasi oleh Kepala Badan Kepegawaian NTT, Ina Laiskodat. “Kami mengambil langkah terlebih dahulu untuk melakukan vaksin. Kami berterima kasih kepada Kepala BKD karena beliau yang memfasilitasi kami sehingga kami dapat melaksanakan vaksin bagi anak-anak SKO,” ujarnya.

Menurutnya, ada 201 siswa, para guru, pegawai, serta penyedia catring di sekolah itu diwajibkannya untuk mendapatkan vaksin. “Jadi bukan hanya para atlet yang saat ini sedang dibina di SKO, tetapi para guru, pegawai, dan juga karyawan yang belum mendapatkan vaksin diwajibkan untuk mengikuti vaksin,” jelasnya.

Vaksin yang diberikan Kerala para atlet, kata dia, adalah vaksin sinovac. Dia berharap agar dengan vaksin itu para siswa dan juga pegawai bisa mencapai herd immunity yang ditargetkan pemerintah.

“Selain itu, vaksin ini juga kita syaratkan untuk memulai selolah tatap muka. Semoga bulan depan kita sudah bisa memulai sekolah tatap muka secara penuh,” harapnya.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Falentinus Bhalu yang memantau kegiatan vaksinasi itu mengapresiasi Plt Kepala SKO Flobamorata Kupang karena sudah mewajibkan para pegawai, siswa, dan juga karyawan di SKO untuk divaksin.

Menurutnya, SKO Flobamorata Kupang merupakan sekolah asrama, selama ini sudah menjalani sekolah tatap muka secara terbatas. “Dengan vaksin ini, para siswa diperkenankan untuk melakukan sekolah tatap muka secara penuh,” ujarnya.

Dia berharap agar para siswa maupun pegawai di SKO dapat mengikuti vaksin itu dan mendukung target pemerintah untuk mencapai herd immunity.

Salah satu siswa Aristo Naben siswa Kelas X IPA usai divaksin merasa biasa setelah divaksin. “Kami tidak mengalami gejala apapun setelah divaksin. Semoga kami semua sehat selalu,” tandasnya.

Dia juga berterima kasih kepada kepala sekolah dan para guru yang sudah memfasilitasi vaksinasi itu kepada para siswa. “Kami berterima kasih karana sekolah yang sudah mengadakan vaksinasi ini. “Ini memudahkan kami untuk bisa sekolah tatap muka yang selama ini para siswa SKO maupun sekolah luar inginkan. Selain itu, bisa memudahkan kami untuk bisa pulang saat libur karena kami sudah memiliki kartu vaksin,” tandasnya. (S-1/Yan/ol)

Leave a Comment