30 Pekerja Proyek Kampus Poltek Unhan Belu Positif covid-19

Pekerja proyek Unhan sedang menjalani pemeriksaan swab antigen.

Stef Kosat

 

 

Sebanyak 30 pekerja proyek pembangunan Kampus Poltek Universitas Pertahanan (Unhan) di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi NTT terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Para pekerja itu datang dari Jawa Tengah.

Selain itu, terdapat 4 orang di daerah Haekrit-Wedomu juga terkonfirmasi positif covid-19 karena kontak erat dengan para pekerja di lokasi proyek Kampus Unhan tersebut. Dari empat orang penderita tersebut, terdapat satu orang ibu hamil. Hal ini diakui oleh Bupati Belu, dr Agus Taolin selaku ketua Satgas Covid-19 Belu saat meresmikan kantor baru Koperasi Swastisari cabang Atambua di kampung Baru pada Sabtu (19/6).

Data terbaru, lanjut dia, ada tambahan 2 pasien covid-19 di Kelurahan Umanen yang mana hasil tracing juga menunjukan pasien tersebut kontak erat dengan para pekerja proyek. Sehingga total pasien positif di Belu saat ini terdapat 36 orang setelah beberapa waktu belakangan zona hijau.

“Selaku Bupati dan ketua Satgas saya simpulkan ini kluster lokal,” katanya.

Temuan pekerja pembangunan terpapar Covid-19 setelah swab antigen kepada 276 orang oleh Satgas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten dan Puskesmas Ainiba bertempat di lokasi proyek.

Pekerja proyek pembangunan Kampus Unhan sebanyak 30 orang yang terpapar positif Covid-19 terdiri dari 24 orang tenaga kerja pendatang dari Jawa Tengah dan 6 orang tenaga kerja lokal.

“Selaku ketua Satgas saya tanya para pekerja apakah benar kamu datang dari Jawa Tengah melewati proses tes di bandara atau hanya membeli surat hasil tes?. Lalu para pekerja menjawab benar mereka tes antigen di bandara”, ujar dr Agus.

“Jadi saat ini para pekerja yang terpapar, Satgas sudah melakukan penanganan dengan mengisolasi mereka dengan membangun tenda di Koramil 02 Kakulukmesak dan dalam pengawasan,” ungkap Agus Taolin.

Lanjut Bupati Belu itu, selain telah diisolasi dan dalam pengawasan tim Gugus Tugas, pihaknya juga melakukan tracing terhadap pekerja yang kontak erat. “Kami lakukan tracing untuk yang kontak erat. Bahkan pintu masuk lokasi proyek saat ini sementara ditutup supaya 270 orang lain tidak tertular dan proyek kampus tersebut harus jalan terus untuk diselesaikan tahun ini.

Bagi pekerja yang negatif tetap melakukan pekerjaan dengan tetap mematuhi prokes Covid-19. Tracing harus dilakukan terus, karena keluarga pekerja yang tertular juga sudah jalan ke Jabal Mart Atambua dan tempat lainnya.

Secara keseluruhan, total para tenaga kerja Kampus Poltek Unhan berjumlah 317 orang. Pekerja yang telah melaksanakan Swab antigen berjumlah 276 orang. Sementara yang belum Swab Antigen berjumlah 41 orang.

“Bagi masyarakat Belu secara keseluruhan saya himbau supaya mematuhi protokol kesehatan. Sebab kalau mereka yang positif covid-19 saat ini terkena varian baru kita akan kesulitan penanganan. Karena anggran, fasilitas rumah sakit, tenaga kesehatan belum memadai,” tandas Taolin. (Yan/ol)

 

Leave a Comment