40 Siswa di Rote Ndao Dapat Tabungan Simpel dari Program Kejar OJK

Officer Dana Bank NTT KC Rote Ndao Yoan Engelia Yohanis (kiri), Kepala SDN Nauhadoen Silvester Midaun, bersama staf dua staf Bank NTT KC Rote Ndao, foto bersama para siswa SDN Nauhadoen penerima bantuan Program Kejar OJK, saat penyerahan buku tabungan di sekolah tersebut, Jumat (25/06/2021). Foto: Frangky/VN
Officer Dana Bank NTT KC Rote Ndao Yoan Engelia Yohanis (kiri), Kepala SDN Nauhadoen Silvester Midaun, bersama staf dua staf Bank NTT KC Rote Ndao, foto bersama para siswa SDN Nauhadoen penerima bantuan Program Kejar OJK, saat penyerahan buku tabungan di sekolah tersebut, Jumat (25/06/2021). Foto: Frangky/VN

Frangky Johannis

Sebagai salah satu bentuk dukungan Bank NTT terhadap Program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), Bank NTT Kantor Cabang (KC) Rote Ndao menyerahkan tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) kepada 40 siswa PAUD/TK, SD/MI, dan SMP/MTs yang ada di Kabupaten Rote Ndao.

Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele kepada victorynews.id, Jumat (25/06/2021), menjelaskan, Program Kejar ini merupakan kerja sama OJK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama. Di mana tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan memotivasi masyarakat, khususnya pihak sekolah, orang tua, dan pelajar tentang pentingnya menabung sejak usia dini, sekaligus sebagai upaya meningkatkan target inklusi keuangan tahun 2024 yang ditetapkan sebesar 90 persen.

Menurut Sender, seluruh kantor cabang Bank NTT termasuk Rote Ndao mendapat jatah pembukaan 40 rekening Simpel dari bantuan Program Kejar OJK tersebut. Yang sudah pasti adalah 10 siswa SDN Nauhadoen, Kecamatan Lobalain, yang hari ini akan diserahkan. Sementara yang lainnya sudah dihubungi, namun sudah libur sehingga nanti masuk liburan baru diserahkan.

“Satu sekolah mungkin hanya diberikan 10 siswa sebagai perangsang atau stimulan bagi siswa lainnya untuk gemar menabung sejak usia dini,” ujar Sender.

Yoan Engelia Yohanis, Officer Dana Bank NTT KC Rote Ndao saat penyerahan bantuak Program Kejar OJK di SDN Nauhadoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (25/06) menjelaskan, selama ini para siswa sekolah tersebut yang paling aktif menabung melalui tabungan Simpel Bank NTT.

Menurutnya, bantuan OJK tersebut sebesar Rp 50 ribu per siswa yang langsung masuk dalam tabungan Simpel, tanpa diberikan kartu ATM karena tujuannya adalah memotivasi siswa untuk gemar menabung.

“Kami berharap para siswa ini setelah tamat SD dan melanjutkan pendidikan ke SMP sampai tetap melanjutkan tradisi menabung karena akan sangat membantu pendidikan mereka. Jika mereka sudah memiliki KTP, dengan sendirinya mereka bisa migrasi tabungan Simpel ini ke jenis tabungan lain, seperti tabungan Flobamora atau Simpeda Bank NTT,” katanya.

Sementara syarat pembukaan rekening bantuan Program Kejar ini, kata Yoan, hanya foto copy Kartu Keluarga, foto copi KTP orang tua, dan foto copy rapor.

Ia menambahkan sekolah lain yang sudah dihubungi adalah Yayasan Pendidikan St Kristoforus dan SDN 1 Ba’a, Kecamatan Lobalain. Namun karena masih libur, sehingga diharapkan bisa terlaksana penyerahannya setelah masuk Tahun Pelajaran baru.

Terpisah, Kepala SDN Nauhadoen Silvester Midaun menjelaskan siswa yang aktif menabung di sekolah tersebut berjumlah 30 orang lebih, di mana mereka saat ini sudah duduk di bangku kelas IV dan V.

Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan petugas Bank NTT ketika mereka masih duduk di bangku kelas I dan II berhasil. Walau saat itu mereka membuka rekening dengan Rp 5.000 tanpa ada bunga, namun setiap bulannya mereka rajin memindahkan celengan dari rumah mereka masing-masing ke tabungan Simpel.

Pihaknya terus berupaya menumbuhkembangkan budaya menabung bagi para siswa. Hasilnya memang dapat dilihat bahwa ada 30 orang lebih masih aktif menabung. Saat ini 10 siswa sekolah ini terpilih lagi mendapat bantuan Kejar OJK Rp 50.000 dalam bentuk tabungan.

“Kami berterima kasih kepada Bank NTT yang memberikan kepedulian bagi para siswa SDN Nauhadoen dengan bantuan Program Kejar OJK ini,” kata dia.

Ke depan, kata dia, pihaknya sementara mendorong para orang tua dari siswa kelas 1-3 untuk bersama-sama mendorong para siswa untuk aktif menabung sejak bersekolah di sini dan terus dipertahankan hingga melanjutkan sekolah kerena semuanya sangat berguna di kemudian hari. (bev/ol)

Leave a Comment