52 Meninggal di Sikka, 42 Terkonfirmasi Positif Covid-19 dan 10 Probable

Situasi di ruang isolasi Covid-19 RS TC Hillers Maumere Jumat (16/7) siang. Foto:Yunus Atabara/vn.

Yunus Atabara

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sikka, NTT, terus meningkat. Seiring dengan itu, kasus meninggal mencapai 52 orang. Sebanyak 42 kasus di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan 10 kasus lainnya probable.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Dokter Clara Franchis, kepada VN Jumat (16/7) mengatakan, Kamis (15/7) pukul 21.39 Wita, atas nama DF (49) alamat Tana Duen, Kecamatan Kangae meninggal dunia di ruang isolasi Covid-19 RS TC Hillers Maumere.

DF masuk rumah sakit pada (6/7) dengan keluhan sesak napas, demam, batuk pilek dirasakan sudah sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Mengeluh nyeri tenggorokan dan badan terasa lemah.

“Karena sesaknya tidak berkurang dan semakin sesak, pasien kemudian dilakukan tindakan intubasi untuk pemasangan Ventilator. Setelah dirawat selama 9 hari, pasien akhirnya meninggal pada Kamis 15 Juli 21, pukul 21.39 Wita dan dimakamkan secara protokoler Covid-19,” kata dokter Clara.

Sedangkan Jumat (16/7) pasien inisial MG (82) warga Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok meninggal pukul 07.10 Wita, di ruang isolasi Covid-19 RS TC Hillers Maumere.

MG masuk rumah sakit (4/7) dengan keluhan sesak napas, mengeluh lemas selama 1 Minggu sebelum yang bersangkutan masuk rumah sakit.

“Dalam perawatan sempat mengalami Perbaikan, tetapi dengan usia yang sudah lansia ini sangat rentan mengalami perburukan setiap saat. Pasien akhirnya meninggal pukul 07.10 wita, Jumat (16/7) pagi,” kata dokter Clara.

Keduanya dimakamkan di pemakaman Covid-19 yang sudah disiapkan Satgas Covid-19 di bawah pengawalan aparat keamanan.

Sekitar pukul 10.30 Wita seorang pasien Covid-19 yang sedang menjalani karantina mandiri di rumahnya atas nama TT,  warga di Mage Galeng, RT. 09/ RW. 005, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, meninggal dunia.

Pasien yang bersangkutan berdasarkan hasil rapid antigen dari klinik King Care pada hari Minggu (11/7) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang bersangkutan melakukan karantina mandiri di rumahnya.

Hingga saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sikka tercatat sebanyak 2.961 kasus, yang masih dalam perawatan sebanyak 921 kasus, yang dinyatakan sembuh 2001 kasus dan meninggal dunia 52 kasus.

Sementara itu, berdasarkan persentase kasus positif per hari tercatat sebesar 11,80 persen, rasio kesembuhan tercatat sebesar 67,58 persen, rasio kematian sebesar 1,32 persen. Persentase transmisi lokal sebesar 91,75 persen, persentase terpapar berdasarkan usia dari 19-45 tahun sebesar 53,75 persen dan persentase berdasarkan jenis kelamin sebesar 53,20 persen.

Sedangkan, berdasarkan sebaran kasus Covid-19 per kecamatan yakni Kecamatan Alok 156 kasus, Alok Barat 58 kasus, Alok Timur 256 kasus, Bola 19 kasus, Doreng 8 kasus, Hewokloang 5 kasus, Kangae 34 kasus, Kewapante 36 kasus, Koting 21 kasus, Lela 54 kasus, Magepanda 17 kasus, Mapitara 3 kasus, Mego 13 kasus, Nelle 36 kasus, Nita 96 kasus, Paga 38 kasus, Palue 3 kasus, Talibura 14 kasus, Tanawawo nol kasus, Waiblama 7 kasus, dan Waigete 47 kasus. (Yan/ol)

Leave a Comment