6 Kelurahan di Kota Kupang Zona Hijau

Hermanus Man, Wakil Wali Kota Kupang

Putra Bali Mula

Kelurahan Airmata, Bonipoi, Lai-Lai Bisi Koepan (LLBK), Mantasi, Manutapen dan Kelurahan Merdeka adalah kelurahan di Kota Kupang yang telah menjadi wilayah zona hijau.

Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 yang diterima media,  Jumat (17/9), 6 kelurahan ini tidak memiliki kasus aktif maupun baru hingga Kamis (16/9) pukul 15.00 Wita. Sementara kelurahan lainnya masih berstatus oranye, kuning dan merah.

Untuk akumulasi total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang hingga pendataan terakhir mencapai 15.012 dengan tambahan 27 kasus baru pada Kamis 16 September. Dan 14.406 yang sembuh. Sementara kasus yang aktif adalah 286 orang.

Kota Kupang juga terus berupaya meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Pencapaian pemberian vaksinasi dosis satu sendiri telah diterima 226.913 orang, dosis dua 138.909 orang, dan booster untuk tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 2.225 orang nakes.

Kesadaran Prokes Membaik

Sebelumnya, Herman Man selaku Wakil Wali Kota Kupang menyebut semua pihak memiliki kontribusi dalam meningkatkan herd immunity melalui vaksinasi selain dikarenakan Kota Kupang memiliki kemudahan akses, kesiapan tenaga kesehatan, mobilisasi sasaran dan semua pihak terlibat tidak saja TNI maupun Polri. Sementara yang utama adalah animo masyarakat untuk mau divaksin dan kesadaran akan protokol kesehatan (prokes) warga kota yang makin membaik.

“Animo dan kesadaran akan prokes membaik,” kata Herman Man, Rabu lalu (15/9).

Adanya kesadaran masyarakat untuk vaksinasi dengan sendirinya akan mendorong tercapainya herd immunity. Vaksinasi tahap pertama pada September ini, kata Herman, akan mencapai 80 persen. Untuk vaksinasi tahap dua pada akhir November diperkirakan dapat mencapai 80 persen.

“Sehingga target Pak Gubernur untuk NTT itu sekitar Desember tidak salah. September ini sudah bisa 80 persen tapi saya belum bisa omong angka riil. Nanti tanggal 30 September baru saya sampaikan angka riil dari target 334 ribu orang,” ungkapnya.

Vaksinasi remaja di sekolah juga sudah dimulai dan Herman menilai tentunya vaksinasi di sekolah lebih terorganisir dengan baik bagi pelajar melalui pengawasan pihak sekolah. (Yan/ol)

Leave a Comment