77 Kendaraan Dinas pada Dua Instansi Hilang Jejak

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Nagekeo, Petrus Dua

Bernard Sapu

Sebanyak 104 unit kendaraan dinas pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, NTT diduga hilang jejak dan tidak diketahui keberadaannya hingga saat ini.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nagekeo, Petrus Dua kepada awak media, Rabu (14/7). Dugaan hilangnya jejak 77 unit kendaraan dinas pada dua instansi tersebut mencuat setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT melakukan audit pada tahun 2020.

“Ke-77 unit kendaraan tersebut masing-masing tersebar di BKAD sebanyak 30 unit dan Dinas Pertanian 47 unit sehingga totalnya menjadi 77 unit kendaraan yang hilang jejak,”ungkapnya.

Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan dalam pemandangan umum fraksinya, pasalnya dari laporan BPK RI itu tercantum kendaraan dinas tersebut yang hingga saat ini belum diketahui jejaknya.

Petrus menyampaikan, untuk 30 unit kendaraan pada Dinas BKAD yang tidak diketahui keberadaan fisiknya tersebut sebanyak 26 unit sepeda motor dengan merek bervariasi di antaranya 3 unit mobil ambulance dengan merek bervariasi dan 1 unit mobil Jeep merek H-Line.

Menanggapi hal itu, lanjut Petrus, Fraksi PDI Perjuangan dalam pemandangan umum fraksinya mempertanyakan kepada pemerintah daerah Nagekeo sudah sejauh mana pemerintah dalam melakukan upaya penyelamatan terhadap 77 unit kendaraan, dan langkah apa saja yang telah dilakukan.

Petrus menyampaikan, permasalahan lain yang menjadi temuan BPK RI yakni, masih ditemukan perbedaan jumlah kendaraan dengan BPKB yang dimiliki oleh BKAD dimana terjadi selisih kendaraan. (Yan/ol)

Leave a Comment