90 Bacades Dapat Rekomendasi dari Inspektorat

Inspektur Daerah Kabupaten SBD, Theofilus Natara

Frengky Keban

 

Tahapan Pilkades saat ini telah memasuki masa verifikasi dan Penelitian Berkas Para Bakal Calon Kepala Desa (Bacades). Tahapan ini sendiri akan ditutup Kamis (3/6) esok. Namun hingga Rabu (2/6) siang, baru 90 bacades dari 125 orang bacades di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi NTT yang mendapatkan rekomendasi dari Inspektorat setempat.

Demikian disampaikan Inspektur Daerah SBD, Theofilus Natara kepada VN.

“Dari 90 itu ada yang statusnya kepala desa incumbent, para PNS, mantan PNS, kaur, aparat di desa dari total sekitar 125 orang kalau saya tidak salah ingat,”katanya.

Dirinya mengakui pemberian rekomendasi ini sendiri sesuai aturan harus berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Jika kemudian ditemukan adanya penyimpangan, maka bacades yang bersangkutan diminta untuk mengembalikan kerugian yang dimaksud. Hal ini tidak berarti temuan di desa hanya menjadi menjadi tanggung jawab kepala desa saja tapi juga pihak lainnya di desa yang mengurus dana desa.

“Dalam arti begini, sistem pengelolaan keuangan dana desa itu bukan hanya kepala desa. Ada sekdesnya, ada bendaharanya dan aparatnya. Mereka juga terlibat dalam pengelolaan keuangan desa. Termasuk itu kaur dan kepala-kepala dusun karena mereka bisa jadi tim pengelola keuangan (TPK). Bisa jadi mereka juga ada temuan. Sebenarnya tidak susah ini temuan. Kita tinggal buka LHP, kalau ada nama kaur ini maka kita suruh selesaikan sesuai dengan temuan apa yang kita temukan. Kalau namanya tidak ada iya kita beri rekomendasi. Nah dari 90 tadi itu memang ada beberapa yang menjadi temuan dan lainnya tidak. Semua temuan itu sudah mereka selesaikan baik itu pengerjaan yang tidak selesai, fiktif, dan juga pajak sehingga mereka dapat rekomendasi karena rekomendasi ini namanya rekomendasi bebas temuan. Kalau masih ada temuan dan tidak dikembalikan iya tentu gagal ikut Pilkades,”ungkapnya. (Yan/ol)

Leave a Comment