Aliansi Sikat: Dewan Kota Jangan Kekanak-Kanakan

Aliansi Sikat beraksi di depan gedung DPRD Kota Kupang, Kamis (27/5). Foto: Rafael/VN
Aliansi Sikat beraksi di depan gedung DPRD Kota Kupang, Kamis (27/5). Foto: Rafael/VN

 

 

 

Rafael L. Pura

DPRD (Dewan) Kota Kupang, NTT diminta menghentikan dinamika yang sedang terjadi di internal dewan kota karena kepentingan rakyat jauh lebih penting. Dinamika yang tak kunjung usai itu juga disebut mengambarakan sifat kekanak-kenakan dewan kota.

“Dinamika ini menggambarkan sikap anggota DPRD Kota Kupang masih kekanak-kanakannya. Maka hentikan mainan ini dan segera lanjutkan sidang,” kata Remon saat menyampaikan orasi di depan gedung Dewan Kota saat Aliansi Sikap Warga Kota saat menggelar aksi demi di gedung Dewan Kota, kamis, (27/5).

Alainsi Sikat datang menyampaikan sikap terkait dinamika yang sedang terjadi di internal dewan. Dinamika itu berujung pada tidak dibahasnya laporan Keterangan Paertanggunghawaban (LKPj) Wali Kota Tahun 2021.

Aliansi Sikat menduga ada aktor intelektual di balik kisruh itu yang sengaja mengulur-ulu waktu sidang agar semua program Pemkot yang tirindikasi bermasalah tidak dibahas dan ditinjau Dewab Kota.

Untuk itu, Aliansi Sikat meminta Dewan Kota menghentikan kisruh itu dan fokus bersidang.

“Dewan sudah dibayar mahal oleh rakyat untuk mengawal kepentingan bersama. Percuma Dewan dibayar mahal oleh negara tapi hanya mempertontokan hal-hal yang tidak baik,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Aliansi Sikat sata ini sedang berdialog dengan para pimpinan anggota dewan di ruang rapat utama DPRD Kota. Ruang diskusi itu sempat memanas saat Ketua Dewan Kota mempertanyakan identitas KTP para perwakilan aliansi.  (bev/ol)

Leave a Comment