Anak Stunting dan Gizi Buruk Desa Ba’adale Dapat Asupan Gizi Tambahan

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyerahkan paket PMT kepada salah seorang balita penderita gizi buruk di Desa Ba'adale, Kecamatan Lobalain, dalam kegiatan kunjungan pemantauannya, Selasa (08/06/2021). Foto: Frangky/VN

Frangky Johannes

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Leonard Haning, Wakil Ketua TP-PKK Lona Apdiana Saek-Ngginak, Selasa (08/06/2021), melaksanakan kunjungan kerja di Desa Ba’adale, Kecamatan Lobalain, dalam rangka meninjau pertumbuhan anak-anak stunting, gizi buruk, dan gizi kurang.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Paulina bersama rombongan menyalurkan bantuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Ketua TP-PKK Pusat, serta donasi dari Nitta Muller, warga Indonesia yang bermukim di Swiss.

“Ibu Nitta Muller adalah teman akrab saya, semasa bekerja sebagai ASN di Badan Diklat Provinsi NTT sekitar tahun 1980-an. Saat ini dia bermukim di Swiss mengikuti suaminya di sana,” ujar Bupati Paulina.

Menurut Bupati Paulina, ketika terjadi bencana alam badai Seroja beberapa waktu lalu, Ibu Nitta menelepon dirinya menyatakan akan membantu anak-anak stunting, gizi buruk, dan gizi kurang di Rote Ndao. Selanjutnya mengutus Ibu Vivi Dethan mengambil dokumentasi di sini, guna dikirim ke Swiss untuk mengumpulkan donasi warga Indonesia di sana.

“Harapan kami, tidak hanya kali ini, tetapi ke depan warga Indonesia yang bermukim di Swiss bisa membantu anak-anak stunting, gizi buruk, dan gizi kurang di Rote Ndao,” katanya.

Bupati Paulina juga atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao menyampaikan terima kasih kepada Bapak Mendagri, Ibu Ketua TP-PKK Nasional, dan Ibu Nitta Muller yang sudah peduli dan memberikan bantuan nutrisi/makan tambahan kepada anak-anak penderita stunting, gizi buruk, dan gizi kurang.

Ia meminta para kader TP PKK berperan aktif dalam mendukung percepatan penanganan stunting di Rote Ndao. Sebab, PKK merupakan salah satu ujung tombak yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Rote Ndao Leonard Haning mengatakan,
stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama, umumnya karena asupan makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.

Menurut Leonard, anak-anak stunting, gizi buruk, gizi kurang, serta ibu hamil dan melahirkan itu normalnya perlu diberikan asupan gizi melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) paling kurang selama tiga bulan berturut-turut, barulan bisa diukur tingkat perbaikannya.

Untuk itu, kata Leonard, TP-PKK meminta dukungan Pemkab Rote Ndao melalui Belanja Tak Terduga (BTT) untuk memberikan PMT selama dua bulan dan nantinya ditambah dari Dana Desa untuk satu bulannya.

Camat Lobalain Nusry Zacharias menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Ketua TP-PKK Kabupaten Rote Ndao yang sudah menyalurkan bantuan berupa PMT kepada anak-anak stunting, gizi buruk, gizi kurang, serta ibu hamil dan melahirkan di Desa Ba’adele yang merupakan Desa Model PKK Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, selama ini pihak pemerintah desa mengalokasikan PMT daalam APBDes masing-masing, namun tak seberapa jumlahnya. Sehingga, dengan adanya permintaan Ketua TP-PKK Kabupaten kepada Bupati untuk mengintervensi PMT dari dana BTT selama dua bulan dan satu bulannya dari Dana Desa, diharapkan dapat menekan angka stunting, gizi buruk, dan gizi kurang di Kecamatan Lobalain dan Rote Ndao pada umumnya. (yan/ol)

Leave a Comment