Anggota DPRD Asal Partai Berkarya Diduga Merangkap Tugas Ganda Sebagai Kontraktor

Gusty Amsikan

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dari Partai Berkarya, Florentinus Sonbay alias Afo disebut merangkap kerja sebagai kontraktor dan melaksanakan proyek yang dibiayai oleh APBN Tahun Anggaran 2021 di Kabupaten Rote Ndao. Afo diketahui mendapat jatah paket pekerjaan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana sekolah di Kabupaten Rote Ndao dengan total anggaran sebesar sebesar miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi yang berhasil VN dari sumber terpercaya menyebutkan proyek yang sedang dikerjakan oknum Anggota DPRD TTU tersebut berada di bawah bendera PT. Dua Sekawan milik Haji Darwis. Terdapat 18 titik lokasi proyek rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana sekolah senilai Rp 38.159.138.000 dan dibagi untuk pelaksana yakni Haji Darwis, Simson Polin dan sang anggota dewan itu.

Afo memperoleh jatah mengerjakan enam sekolah antara lain SD Inpers Onatali, Olafulihaa, Lela, Kapadanon, dan SD Negeri Ngaek.

Proyek tersebut bersumber dari Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I NTT. Paket Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah di Kabupaten Rote Ndao dengan Nomor Kontrak HK.02.03/SPK/PPK.PS/495 – sebesar Rp.38.159.138.000,-

“Benar, proyek rehabilitasi dan renovasi enam sekolah itu ditangani oleh Afo, Anggota DPRD dari TTU. Yang mengawasi dan bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek setiap hari adalah Aldo Sonbay, anaknya. Proyek ini menggunakan Bendera PT Dua Sekawan sebagai pemenang tender,” bebernya.

Seperti yang diberitakan sejumlah media online, paket proyek yang dikerjakan oleh Afo terindikasi berbagai persoalan. Berdasarkan dari para pekerja maupun  pihak konsultan pengawas menyebutkan terdapat bahan material yang tidak sesuai spesifikasi dalam pelaksanaan pembangunan keenam gedung SD yang dikerjakan oleh Afo.

Anggota DPRD TTU, Florentinus Sonbay alias Afo, ketika dikonfirmasi wartawan membantah hal itu.

Ia menyebut tidak terlibatan pada pelaksanaan proyek di Kabupaten Rote Ndao.

Ia menegaskan dirinya tidak tahu menahu tentang pekerjaan proyek di Rote Ndao. Anaknyalah yang sementara bekerja di sana dan menjadi staf PT Dua Sekawan. Sejak terpilih menjadi anggota DPRD TTU, segala urusan yang berkaitan dengan konstruksi telah ia serahkan kepada anak-anaknya. Ia berkomitmen dengan tugasnya sebagai wakil rakyat di TTU.

Namun, Afo tidak menyangkal bahwa anaknya sering berkonsultasi dengannya terkait pelaksanaan proyek di Rote Ndao, mengingat latar belakangnya sebagai seorang kontraktor sebelum terpilih menjadi wakil rakyat.

Ketika ditanya apakah sang anak berbohong saat mengatakan bahwa proyek rehabilitasi dan renovasi enam sekolah itu ditangani olehnya, Afo mengelak.

Ia mengatakan saat itu mungkin anaknya gugup karena diwawancarai wartawan. (bev/ol)

Leave a Comment