Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemkab TTU Siapkan RSD Kedua

Bupati TTU didampingi Dandim, Kapolres TTU, Penjabat Sekda mengunjungi RS Darurat Rusunawa Kefamenanu, Selasa (6/7).

Gusty Amsikan

 

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, mempersiapkan penambahan lokasi karantina mandiri pasien covid-19, menyusul meningkatnya jumlah pasien positif covid-19 di wilayah tersebut dalam dua pekan terakhir. Asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten TTU menjadi lokasi yang akan dijadikan rumah sakit darurat (RSD) kedua, setelah RSD Rusunawa.

Pantauan media ini, Selasa (6/7), sekira pukul 14.30 Wita, Bupati TTU, Juandi David, didampingi Dandim 1618 TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, Penjabat Sekda Kabupaten TTU, Fransiskus Fay, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten TTU meninjau Asrama BLK yang terletak di Kilometer 9 Jurusan Kupang, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Bupati bersama rombongan kemudian bergerak menuju RSD Rusunawa untuk meninjau dan memberikan support kepada para pasien terpapar covid-19 dan tenaga kesehatan yang tengah menjalankan tugas di sana.

Dalam kesempatan itu, Bupati TTU, David Juandi mengatakan, Asrama BLK menjadi lokasi yang akan dijadikan sebagai RSD kedua karena memiliki daya tampung 16 kamar dengan 2 tempat tidur untuk tiap kamar. Dengan demikian, Asrama BLK memiliki kapasitas 32 orang.

Juandi juga memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada para tenaga kesehatan yang telah mendedikasikan diri untuk merawat para pasien covid-19. Ia juga memberikan semangat kepada para pasien yang tengah dirawat agar tetap berpikir positif dan menjalani semua rangkaian perawatan agar bisa sembuh dari penyakit akibat virus corona.

Sementara Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, yang juga menjabat sebagai Ketua II Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, mengatakan tujuan pelaksanaan kunjungan ke Asrama BLK adalah untuk mengecek kapasitas gedung tersebut yang direncanakan sebagai RSD kedua. Hal itu dilakukan mengingat jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten TTU telah mencapai 72 orang. Hal tersebut juga merupakan langkah antisipatif untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 berikutnya.

Ia berharap dengan adanya dua RSD tersebut, Pemerintah Daerah melalui Satgas Covid-19 bisa menambah kapasitas tempat tidur, yang semula ada 108 di RSD Rusunawa menjadi 140 tempat tidur. Selain itu, disediakan pula 5 tempat tidur untuk pasien covid-19 di RSUD Kefamenanu dan 10 tempat tidur di RS Leona Kefamenanu. Jumlah tersebut akan ditambah lagi sesuai dengan kebutuhan.(Yan/ol)

Leave a Comment