Argentina Juara Copa America 2021, Messi Borong Penghargaan

ANGKAT PIALA: Kapten Timnas Argentina Lionel Messi mengangkat Piala Copa America 2021 yang berhasil diraih usai menekuk tuan rumah Brasil 1-0 di Stadion Maracana, Rio De Jeneiro, Brasil Minggu (11/7) pagi. REUTERS

TIM Tango Argentina akhirnya tampil sebagai juara Copa America 2021 setelah menang 1-0 atas Brasil di final yang dilangsungkan di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil Minggu (11/7) pagi. Gol tunggal kemenangan Argentina dicetak Angel Di Maria pada menit 22.

Kemenangan anaka-anak asuhan Lionel Scolani ini pun menjadi sangat spesial karena Argentina merebut Copa America terakhir kalinya pada 1993, atau harus menanti hingga 28 tahun.

Keberhasilan ini juga merupakan pencapaian istimewa bagi kapten Argentina, Lionel Messi. Ini merupakan trofi pertama Messi bersama Timnas senior Argentina, semenjak promosi pada 2005.

Sebelum ini, Messi empat kali membawa La Albiceleste -julukan Argentina– lolos ke final turnamen mayor (Piala Dunia dan Copa America). Sayangnya, pada empat final itu, Lionel Messi dan Argentina selalu kalah.
Final pertama adalah Copa America 2007. Saat itu, Argentina kalah 0-3 dari Brasil dalam laga yang digelar di Venezuela.

Kemudian pada 2014 Argentina dan Messi ditekuk Jerman di partai final Piala Dunia 2014!

Saat itu, gol tunggal Jerman dilesakkan Mario Gotze di menit ke-104 masa perpanjangan waktu.

Selain mengakat piala Copa America seberat hampir 10 Kg itu, Messi memborong sejumlah penghargaan. Messi didampuk sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak Copa America 2021 dengan empat gol.

Messi juga sukses membawa Argentina menyamai pencapaian Uruguay yang memenangkan Copa America sebanyak 15 gelar. Sedangkan Brasil gagal meraih gelar ke-10 mereka.

Jalannya Pertandingan

Tempo permainan sempat rendah di awal laga. Bola lebih banyak berkutat di lini tengah. Lini pertahanan Argentina dan Brasil sama-sama mampu tampil apik. Pergerakan Messi dan Neymar selalu gagal karena mendapat kawalan ketat.

Semua berubah pada menit ke-22 ketika gol Angel Di Maria membawa Argentina unggul setelah memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Brasil.

Berawal dari blunder Renan Lodi di sisi kiri pertahanan Brasil yang tidak mampu mengantisipasi umpan lambung Rodrigo De Paul, Di Maria dengan tenang melambungkan bola melewati kiper Ederson. Skor 1-0 untuk Argentina bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua Brasil lebih dominan. Brasil sukses membobol gawang Argentina pada menit ke-52 melalui Richarlison. Namun, gol penyerang Everton itu dianulir wasit karena dalam posisi offside saat menerima umpan Lucas Paqueta sebelum mencetak gol.

Tiga menit kemudian Richarlison kembali memiliki peluang emas untuk mencetak gol. Umpan cantik Neymar membuat Richarlison berada di posisi bebas di dalam kotak penalti Argentina, tapi tendangan kerasnya berhasil diblok kiper Emiliano Martinez.

Laga kemudian menjurus kasar memasuki pertengahan babak kedua. Beberapa kali pelanggaran keras dilakukan kedua tim, cekcok dan ketegangan antar-pemain pun terjadi. Brasil semakin dibuat frustrasi di lima menit akhir laga normal.

Terutama setelah tendangan Gabriel Barbosa pada menit ke-87 berhasil diblok Martinez. Satu menit kemudian Messi seharusnya bisa membawa Argentina unggul 2-0 setelah tinggal berhadapan dengan kiper Ederson. Namun, La Pulga tidak tenang dan salah dalam sentuhan akhir.

Rodrigo De Paul juga hampir menggandakan keunggulan Argentina saat injury time babak kedua. Namun, Ederson melakukan penyelamatan luar biasa. Skor 1-0 pun bertahan untuk kemenangan Argentina dan membuat Tim Tango juara Copa America 2021. (paa/cnn/yan/ol)

 

SUSUNAN PEMAIN



Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero (German Pezzella 79), Nicolas Otamendi, Marcos Acuna; Angel Di Maria (Exequiel Palacios 79), Rodrigo De Paul, Leandro Paredes (Guido Rodriguez 54), Giovani Lo Celso (Nicolas Tagliafico 63); Lionel Messi, Lautaro Martinez (Nicolas Gonzalez 79). Pelatih: Lionel Scolani.

Brasil (4-2-3-1): Ederson; Danilo, Marquinhos, Thiago Silva, Renan Lodi (Emerson, 76′); Casemiro, Fred (Roberto Firmino 46); Everton Ribeiro (Vinicius Junior 63), Lucas Paqueta (Gabriel Barbosa 76), Neymar; Richarlison. Pelatih: Tite.

Leave a Comment