Produksi Tahu dan Tempe di Kupang Gunakan Kedelai Impor Amerika

Rumah Produksi Tahu dan Tempe Oepura, Kota Kupang

Yosi Kameo

 

Produksi kedelai Indonesia yang belum setara dengan negara lain, membuat perusahaan tahu-tempe di Kota Kupang memilih menggunakan kedelai impor.

Sumardi, orang kepercayaan pemilik Tahu Tempe Pink Jaya Oebufu, Kota Kupang, Prpvonsi NTT, Jumat (11/6) mengatakan, bahan baku tahu tempe yang diproduksi selama ini masih menggunakan kedelai impor dari Amerika Serikat.

Kedelai asal Amerika didistribusikan ke Surabaya terlebih dahulu, baru kemudian didatangkan ke Kupang. Secara kualitas, tambahnya, kedelai Indonesia memang lebih unggul dari kedelai Amerika. Hanya saja, proses produksinya tidak sebanyak yang dihasilkan Amerika, sehingga kedelai Indonesia tidak selalu tersedia setiap kali dibutuhkan.

Keterbatasan teknologi, jelas Sumardi, menjadi alasan utama. “Amerika itu dari tanam sampai panen semuanya canggih, makanya produksinya banyak. Indonesia kalau habis panen, digunakan dalam jangka waktu tertentu sudah habis, akhirnya jadi langkah,” jelasnya.

Hal tersebut, tambahnya, membuat petani di Indonesia tidak terlalu berminat menanam banyak kedelai, karena tidak adanya teknologi pendukung produksi.

Dia mengungkapkan, untuk harga kedelai impor yang ia terima saat ini berkisar Rp550.000/karung.

Kebutuhan per bulan dihitung berdasarkan pemakaian harian. “Kalau sehari 10 karung, jadi perbulannya dihitung sesuai penggunaan harian,” ungkap Sumardi.

Sobirin, tangan kanan pemilik Rumah Produksi Tahu dan Tempe Oepura, tidak menyebutkan bahwa kedelai yang digunakannya berasal dari Amerika.

Akan tetapi, Sobirin mengungkapkan, kedelai yang ia terima di Kupang memiliki harga sama seperti yang diterima Sumardi. “Kalau harganya 555 ribu perkarung,” ungkap Sobirin.

Dia mengatakan, per hari ia menghabiskan 3 karung kedelai untuk pembuatan tahu-tempe. Meski tidak menyebutkan tempat memesan kedelai di Kupang, Sobirin mengatakan, kedelai pesanannya selalu diantar langsung ke pabrik setiap hari.

“Ambil dari Kupang. Tiap hari diantar langsung ke sini,” tutupnya. (Yan/ol)

Leave a Comment