Bank Indonesia Akan Digitalisasi Seluruh Pasar Bersama Bank NTT

Putra Bali Mula

Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT punya peran penting dalam transaksi digital.

Dalam perayaan HUT Bank NTT ke-59 di halaman Kantor Pusat Bank NTT, Sabtu (17/7) ia ingin pihaknya bersama Bank NTT mendigitalisasi transaksi pada pasar seluruh NTT.

“Kita berencana nanti, Pak Gubernur, seluruh pasar di NTT ini kita digitalisasi melalui QRIS (QR Code Indonesian Standard) bersama Bank NTT,” ungkap Nyoman.

Menurut dia, perkembangan alternatif perdagangan dan pembayaran digital semakin pesat dan inovatif saat ini untuk mendukung ekonomi digital. Secara transaksi, kata dia, pada triwulan I 2021 jumlah transaksi e-Commerce di NTT mencapai Rp215,85 juta, atau mengalami peningkatan 116,77 persen lebih tinggi bila dibandingkan transaksi periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, transaksi uang elektronik atau dompet elektronik di NTT mencapai Rp118,62 juta, meningkat 87,08 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara transaksi pembayaran menggunakan QR Code atau QRIS di NTT dari Januari hingga Mei 2021 mencapai Rp11,62 miliar, dan pada Mei 2021 tumbuh 19,74 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

Peningkatan transaksi ini menggambarkan Provinsi NTT telah mulai bergerak menuju digitalisasi dan pertumbuhan transaksinya cukup signifikan. Untuk itulah ia ingin pasar di NTT dapat digitalisasi.

Terkait QRIS, jumlah merchant di BPD NTT telah mencapai 3.320 merchant yang telah diimplementasikan pada berbagai sektor diantaranya fasilitas kesehatan, UMKM, tempat ibadah, tempat wisata, pendidikan, dan perdagangan lainnya.

Upaya digitalisasi transaksi pemerintah telah pula dilakukan untuk peningkatan capaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) di seluruh pemerintah daerah di wilayah Provinsi NTT.

Dukungan yang telah dilakukan Bank NTT diantaranya adalah penyediaan berbagai kanal pembayaran untuk penerimaan pendapatan daerah baik untuk pajak maupun retribusi secara non-tunai seperti Internet Banking, Mobile Banking, EDC dan lain-lain.

“Kami juga berharap dukungan penuh dari Bank NTT dalam upaya pembentukan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di tingkat kabupaten,” kata dia.

Sebagai informasi sampai saat ini telah terbentuk sebanyak 12 TP2DD. TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan terkait di tingkat Provinsi maupun kabupaten kota untuk mendorong inovasi, percepatan dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah.

“Akhir kata, izinkan saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun Bank NTT yang ke 59, semoga di umur yang telah matang ini, dapat terus berkontribusi bagi masyarakat NTT, dan menuai kesuksesan kedepannya,” ucap Nyoman. (bev/ol)

Leave a Comment