Bank NTT Bangkitkan Usaha Mikro di Desa Todo

Penenun di Desa Todo,Kecamatan Satar Mese Barat. Foto: Gerasimos/VN
Penenun di Desa Todo,Kecamatan Satar Mese Barat. Foto: Gerasimos/VN

Gerasimos Satria

Bank NTT gencar mendorong potensi unggulan yang ada di Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai yakni tenunan songke.

Pimpinan Bank NTT Cabang Ruteng Romi Radjalangu, Rabu (9/6) mengatakan Kampung Todo merupakan desa tradisional yang unik dan indah. Masyarakat Kampung adat Todo sejak zaman dahulu memiliki keahlian menenun kain songke Manggarai. Saat ini, Desa Todo menjadi salah satu desa binaan Bank NTT. Ada 45 orang ibu rumah tangga yang dibina untuk memproduksi  kain tenun dengan berbagai macam motif yang akan dipasarkan.

Menurutnya, Bank NTT membantu menyediakan bahan baku tenun seperti benang dan memberikan pelatihan kerajinan  membuat tas, topi , dan dompet dari kain tenun. Selain itu, para ibu mendapat bantuan modal usaha tenun tanpa bunga melalui program kredit Bank NTT.

Ia menjelaskan Kampung Todo, Desa Todo sejak Maret 2021 juga resmi miliki “Lopo Dia Bisa” sekaligus menjadi desa binaan Bank NTT. Lopo Dia Bisa merupakan bentuk dukungan dunia perbankan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Saat ini, Desa Todo menjadi salah satu peserta Festival Desa Binaan Bank NTT.

Romi mengatakan usaha tenun dengan berbagai bentuk akan mendukung pariwisata di Kampung Todo. Wisatawan tidak hanya akan mengunjungi Kampung Adat Compang Todo, melihat rumah adat, sejarah, dan pertujukan kesenian tapi juga pilihan untuk berbelanja aneka produk tenun Manggarai.

Ia mengatakan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, Bank NTT mendorong penenun di Desa Todo menjual atau mempromosikan kain tenun produksi penenun UMKM di Desa Todo dengan sistem digital. Lopo Dia Bisa di Desa Todo akan menjadi sarana bagi kaum milenial yang ingin menjadi Agen Dia Bisa untuk mempromosikan tenun dan menjual kerajinan lokal lainnya.

Bank NTT juga akan melakukan pendampingan untuk petani di Desa Todo dalam mengembangkan tanaman holtikultura. Pengembangan tanaman jangka pendek seperti tanaman holtikultura bertujuan agar kebutuhan sayur dan buah-buahan untuk homestay di Desa Todo tidak didatangkan dari luar Kampung Todo.

Selain itu, Bank NTT Cabang Ruteng akan mengandeng lembaga Swisscontact untuk mendukung mengembangkan pariwisata Todo.

Swisscontact nantinya juga membantu mempromosikan pariwisata Compang Todo ke berbagai negara di mancanegara.

“Kami memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang bagaimana membangun pariwisata yang berkelanjutan. Bisa melatih dan melakukan pendampingan masyarakat untuk bertransformasi pengetahuan tentang pariwisata,” ujarnya.

Ketua Dewan Juri Desa Binaan Bank NTT James D. Adam meminta Bank NTT untuk membantu mempromosikan dan memasarkan kain tenun karya masyarakat lokal di Todo. Pasalnya,salah satu yang menjadi masalah UMKM dan BumDes di Desa Binaan Bank NTT di berbagai kabupaten adalah pemasaran.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa merupakan salah satu cara dalam penyelesaian masalah taraf hidup dan masalah ekonomi masyarakat desa. Karena itu, penting untuk membentuk dan mengembangkan desa binaan di wilayah desa masing-masing kabupaten di NTT.

“Bank NTT hadir tak hanya mengurus keuangan, namun mengurus ekonomi masyarakat. Seperti di Desa Todo memiliki banyak penenun, maka Bank NTT mendampingi penenun hingga pemasaran tenun,” tegas James. (bev/ol)

Leave a Comment