Bank NTT KC Rote Ndao Berhasil Tekan NPL Menjadi 1,41 Persen

Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele

Frangky Johannis


Jajaran Bank NTT Kantor Cabang (KC) Rote Ndao berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) dari 7 persen lebih menjadi 1,41 persen.

Kepada victorynews.id, Jumat (25/06/2021), Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele menjelaskan, keberhasilan menekan NPL tersebut adalah hasil kerja kolektif manajemen KC bersama Satuan Khusus yang dibentuk untuk melakukan penyelesaian kredit macet dalam periode penyaluran sebelumnya itu.

Dikatakan Dewa Lele, upaya-upaya yang dilakukan adalah rutin melakukan penagihan, dan apabila kredit-kredit bermasalah tersebut tidak lagi ada jalan keluar, maka dibawa kredit-kredit bermasalah tersebut Gugatan Sederhana (GS), penjualan aset di bawah tangan, dan lelang melalui Lembaga Lelang Negara.

Menurutnya, sebenarnya pihaknya berharap debitur-debitur macet ini tidak sampai ke arah GS, penjualan aset, dan lelang, akan tetapi NPL di KC Rote Ndao ini merupakan salah satu rekomendasi OJK untuk diselesaikan. Selain itu, penyeledaian dengan cara ini juga menjadi shock terapy kepada para debitur untuk tetap melaksanakan kewajibannya.

“Kami juga banyak melakukan perbaikan persyaratan yang dilewatkan sesuai SOP pada pemberian kredit sebelumnya. Contohnya penentuan titik koordinat kami lakukan bersama notaris, sehingga pengikatan jaminan menjadi sempurna. Pengikatan jaminan yang sempurna ini menjadi second way out apabila di kemudian hari terjadi kredit macet,” kata Dewa Lele.

Apresiasi OJK

Menurutnya, bulan Mei lalu tim evaluasi dari OJK NTT telah melakukan pemeriksaan di KC Rote Ndao untuk periode Januari-April 2021. Tim evaluasi OJK memberikan apresiasi atas penurunan NPL yang cukup signifikan tersebut.

“Tim evaluasi OJK berpesan agar tetap menjalankan kredit yang sementara dijalankan, tetapi harus berpedoman pada Standar Operational Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan, jangan lagi ‘potong kompas’ seperti sebelumnya,” ujar Dewa Lele.

Ia berharap dengan pembenahan-pembenahan yang dilakukan disertai kepatuhan terhadap SOP, NPL di KC Rote Ndao bisa terjaga di bawah 2 persen sesuai standar dan ketentuan OJK. (yan/ol)

 

Leave a Comment