Baru Dua Faskes di Kota Kupang Layani Adminduk Anak

Emanuel Paulus Temaluru, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Dukcapil Kota Kupang.

Simon Selly

 

Hingga saat ini baru dua fasilitas kesehatan (Faskes) di Kota Kupang yang menjalankan program Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Anak. Dua Faskes tersebut, yakni RSIA Dedari dan RS Leona Kupang.

Hal tersebut disampaikan Emanuel Paulus Temaluru, selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Dukcapil Kota Kupang ketika dikonfirmasi VN Rabu (28/7) siang diruang kerjanya.

“Kami telah jalin kerja sama dengan dua faskes dalam hal ini RSIA Dedari dan RS Leona Kupang, supaya ada kelahiran bayi baru kalau bisa langsung diikuti dengan pelayanan Adminduk-nya,” kata dia.

Dalam kerja sama tersebut, ada tiga jenis data administrasi yang akan dibuat di antaranya, perubahan dalam Kartu Keluarga, Akta Lahir Anak dan juga KIA.

“Jadi di situ kami akan upayakan buat Kartu Keluarga (KK), terus Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA),” katanya.

Program tersebut, kata dia, belum memiliki payung hukum yang kuat, namun ke depan akan dituangkan dalam Peraturan Walikota Kupang, sehingga pelayanan tersebut dapat digelar oleh setiap fasilitas kesehatan yang ada di Kota Kupang, baik faskes swasta maupun negeri.

“Bagi Adminduk untuk anak yang orangtuanya belum menikah harus mengisi formulir SPTM (Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak). Ada dua jenis yaitu untuk pasangan yang belum jelas status pernikahannya dan hak anak yang diberikan kepada anak yang tidak diketahui secara jelas siapa orang tuanya,” urainya.

Untuk formulir tersebut harus ditandatangani oleh wali anak yang bertanggung jawab secara penuh dalam keabsahan data diri anak.

“Formulir SPTM dapat diperoleh di Dukcapil Kota Kupang, agar anak tersebut mendapatkan hak anak dalam data kependudukan baik itu Akta Lahir maupun KIA anak,” jelas dia. (Yan/ol)

Leave a Comment