Belalang Kian Mengganas di Kiritana

Inilah sebagian belalang yang mati setelah disemprot pestisida oleh petani Kiritana, Jumat (11/6). Foto: Jumal vn

Jumal Hauteas

 

SERANGAN hama belalang kembara di Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, semakin mengganas. Pasalnya gelombang belalang kembara terus datang dan menghabiskan tanaman petani mulai dari jagung, hingga sayur-sayuran seperti kol, sayur putih dan kacang tanah.

Pantauan VN, Jumat (11/6) petang lahan petani yang ditanami jagung dengan luasan sekitar 2 hektare sudah habis dimakan belalang dewasa dan juga anak belalang instar dua yang baru mulai melompat. Akibatnya banyak tanaman jagung petani tinggal batang rata tanah.

Sementara itu tanaman kacang tanah yang dimakan belalang baru mulai kembali bertunas. Padahal seharusnya tanaman kacang tanah tersebut sudah memasuki masa berbunga.
“Ini karena kita siram lagi sehingga daunnya tumbuh kembali. Tetapi tidak tahu nanti ada isi atau tidak,” jelas petani setempat, Andreas Bala Ndjurumana.

Petani lainnya Pindi Njola (44) menjelaskan serangan belalang terhadap tanaman jagungnya sudah lebih dari dua kali sepanjang tahun 2021. Karena itu, pihaknya kini pasrah dengan keadaan ini karena tidak lagi berdaya untuk membasmi belalang kembara yang kian mengganas di lahan pertanian mereka saat ini.

“Kami mau semprot tetapi sudah tidak ada uang lagi untuk beli obat,” jelas warga RT 10, RW 05 Desa Kiritana ini.

Ditambahkannya anak belalang yang ada saat ini diperkirakan merupakan anak dari belalang dewasa yang menginap dan menyerang tanamam jagung mereka beberapa waktu lalu. Pasalnya pada saat itu belalang sempat bermalam dan memakan habis tanamam jagung mereka di lahan yang sama, sebelum akhirnya terbang pergi.

Sebagian jagung petani yang sudah habis dimakan belalang, Jumat (11/6). Foto:Jumal vn.

“Ini pasti anak dari belalang sebelumnya. Karena sebelumnya sempat bermalam beberapa malam di sini,” jelas Pindi.

Jhon Tunggu Landu Tana (52) menambahkan, kondisi yang sama dialami warga wilayah RT 08, RW 04 Desa Kiritana. Bahkan tidak hanya jagung yang dimakan belalang, melainkan juga kacang tanah, sayur putih, kol, bahkan tomat juga ikut dimakan belalang kembara.

Karena itu berbagai upaya dilakukan para petani untuk menyelamatkan tanaman mereka dari serangan belalang. Mulai dengan menjaga tanaman sampai dengan menyemprot menggunakan berbagai pestisida.

“Tadi siang saya dapat obat dari relawan Posko GKS, Agustinus Nggau sehingga saya semprot dua tangki dan banyak belalang yang mati,” jelasnya.
Diharapkannya pemerintah bisa membantu memperhatikan mereka dalam pengendalian belalang di lahan pertanian yang kembali dirintis setelah sempat terbawa banjir bandang April 2021 lalu.

“Kami baru mulai usaha lagi ini, jadi semoga ada perhatian pemerintah agar kami tidak makin sulit setelah banjir,” harapnya. (ari/yan/ol)

Leave a Comment