Bhabinkamtibmas Bersama Warga Kefa Utara Swadaya Perbaiki Jalan

Babinkamtibmas bergotong royong bersama warga perbaiki jembatan rusak pada ruas jalan menuju TPU Kita, di Kelurahan Kefa Utara, Kabupaten TTU, Provinsi NTT, Minggu (6/6).

Gusty Amsikan

 

Bhabinkamtibmas dan Lurah Kefa Utara, Kabupaten TTU, Provinsi NTT bersama masyarakat setempat bergotong-royong memperbaiki jembatan pada ruas jalan menuju tempat pemakaman umum (TPU) Kita, yang terletak di RT 105, RW 5, Kelurahan Kefa Utara yang mengalami kerusakan pasca badai seroja.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kefa Utara, Bripka Matheus Filmon, ketika diwawancarai media ini, Minggu (6/6) mengatakan kerusakan jembatan tersebut tergolong berat, karena putus total dan tidak bisa dilintasi kendaraan.

Menurut Filmon, kerusakan tersebut membuat masyarakat sangat kesulitan saat hendak memakamkan warga yang meninggal dunia. Jika ada pemakaman warga, maka para pengantar jenazah terpaksa harus memikul peti jenazah dari lokasi jembatan yang rusak hingga ke TPU dengan jarak kurang lebih satu kilometer.

“Warga dan tokoh masyarakat sudah pernah menyampaikan situasi ini kepada Dinas PU dan BPBD, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kemudian lurah inisiatif dan mengajak warga bergotong royong. Untuk sementara sudah bisa dilalui oleh kendaraan beroda empat,”ungkapnya.

Hal senada disampaikan Lurah Kefa Utara, Wilco Abi. Menurutnya, bertepatan dengan bulan bakti gotong royong tingkat kelurahan, pihaknya fokus memperbaiki sarana prasarana yang rusak akibat badai seroja kemarin. Untuk Kelurahan Kefa Utara, sarana prasarana mengalami kerusakan paling parah adalah jalan menuju TPU Kita. Sebuah jembatan kecil di ruas jalan tersebut putus total. Melalui rapat RT dan bertepatan dengan pencanangan bulan bakti gotong royong, pihaknya meminta dan menggerakan seluruh warga RT untuk melakukan perbaikan sementara terhadap jalan menuju TPU Kita yang sudah tidak bisa difungsikan.

Kerja bakti yang diinisiasi Lurah Kefa Utara, Bhabinkamtibmas dan warga setempat akhirnya membuahkan hasil. Ruas jalan rusak, yang sebelumnya hanya bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua, saat ini sudah bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat.
Pihaknya juga sudah laporkan kerusakan yang terjadi kepada Bupati termasuk BPBD dan Dinas PUPR.

“Tindak lanjut dari itu, pihak Dinas PUPR sudah turun dan melakukan survei. Mudah-mudahan dalam perubahan ini dana untuk perbaikan ruas jalan tersebut sudah diakomodir dalam RAPBD,”pungkasnya.(Yan/ol)

Leave a Comment