Biro Umum Gelar Lomba Penulisan Artikel Pelayanan Publik dan Kebersihan

Para pemenang lomba menulis artikel tentang pelayanan publik dan kebersihan yang selenggarakan Biro Umum Setda Provinsi NTT menerima sertifikat penghargaan pada apel pagi di halaman kantor Gubernur NTT, Senin (14/6). Foto: Syarif/VN
Para pemenang lomba menulis artikel tentang pelayanan publik dan kebersihan yang selenggarakan Biro Umum Setda Provinsi NTT menerima sertifikat penghargaan pada apel pagi di halaman kantor Gubernur NTT, Senin (14/6). Foto: Syarif/VN

 

Sebanyak 147 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTT mengikuti lomba menulis artikel tentang pelayanan publik dan kebersihan. Lomba menulis artikel yang dimulai sejak Maret lalu diumumkan pada apel pagi, Senin (14/6).

Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT George M Hadjoh di sela-sela pengumuman juara dan penyerahan hadiah bagi pemenang mengatakan lomba tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman tentang tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) para ASN di lingkup Biro Umum.

“Lomba (menulis artikel) ini untuk memberikan motivasi bagi para ASN agar mereka lebih mengenal tupoksi mereka masing-masing,” kata Hadjoh.

Ia berkomitmen menjadikan kantor Gubernur NTT nyaman layaknya di hotel sehingga pelayanan dan kebersihan menjadi faktor penting dalam mewujudkan kenyamanan itu.

Menurutnya, unsur lain yang penting yakni keramahtamahan (hospitality). Untuk itu, semua ASN di lingkup Biro Umum harus menjadikan hospitality sebagai bagian penting dalam menjalankan fungsi pelayanan.

Ketua Panitia Lomba Menulis Artikel Biro Umum Setda NTT Norma Sembiring mengatakan lomba penulisan artikel mengambil dua tema yakni pelayan publik dan pelayanan pimpinan serta kebersihan.

Tema pelayanan publik dan pelayanan pimpinan dikhususkan untuk jenjang pendidikan ahli madya, S1 hingga S3. Sedangkan untuk tema kebersihan dikhususkan untuk SD hingga SMA.

Dari 147 peserta yang terdiri dari tenaga honerer dan PNS, 69 peserta menulis tentan pelayanan publik dan pelayan pimpinan, 78 peserta lainnya menulis tentang kebersihan.

Norma Sembiring mengatakan, dalam lomba ini panitia menetapkan sejumlah kriteria antara lain format artikel yang terdiri dari tata tulisan dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sementara topik terdiri dari sejumlah indikator penilaian yakni kreatif dan inovatif, keaslian gagasan, serta kesesuaian antara judul dan tema. Pada kriteria kreativitas gagasan dan kemampuan analisis terdiri dari kemampuan menganalisis, kemampuan mentransfer gagasan untuk diadopsi, dan akurasi data dan informasi. Pada bagian kesimpulan dan saran, indikator penilaiannya terdiri dari kemampuan menyimpulkan dan solusi yang ditawarkan.

Sesuai keputusan juri lomba penulisan, ditetapkan pemenang untuk masing-masing kategori yakni kategori SD-SMA dan kategori Ahli Madya, SI, S2, S3.

Juara I untuk kategori Ahli Madya, S1, S2, S3 yakni Jessica Agustin Oktavia Ndun dengan perolehan nilai 383, juara II Maria Gratiana Yudit Tallodengan nilai 376, dan juara III Gerdianus L Mudadengan nilai 375.

Juara I untuk kategori SD-SMA diraih Andy Macdonald Lede dengan nilai 323, juara II Jisandro Abilio Bahan dengan nilai 323, dan juara III diperoleh Dessy Renata Joostenz dengan nilai 315.

Leave a Comment