BMKG: Warga Kupang Waspada Angin Kencang

Putra Bali Mula

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi El Tari Kupang memantau adanya dua titik panas (hotspot) di wilayah NTT. BMKG dalam laporan yang sama juga mengimbau masyarakat soal angin kencang yang dapat berlangsung beberapa hari ke depan.

Untuk area titik panas yang terpantau antara lain adalah satu titik di Kabupaten Alor dan satu titik di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Sebaran titik panas ini berdasarkan Analisis Peta Sebaran Titik Panas dengan pantauan Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP dan NOAA20 oleh LAPAN maka diketahui sebaran titik panas di wilayah NTT Update tanggal 11 Juli 2021 pukul 08.00 WITA hingga 12 Juli 2021 pukul 07.00 WITA dengan tingkat kepercayaan diatas 80 persen.

Agung Sudiono Abadi selaku Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang kepada VN Senin ini (12/7) juga menyebut satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dalam luasan 1 kilometer persegi. Pada suatu lokasi di permukaan bumi akan diobservasi 2-4 kali per hari sedangkan pada wilayah yang tertutup awan, maka hotspot tidak dapat terdeteksi.

“Kekeringan dan hembusan angin yang kencang juga menjadi penyebab tidak langsung dalam sebaran suatu titik panas tersebut,” kata dia.

Citra satelit tersebut hanya menilai anomali reflekstifitas dan suhu sekitar yang diinterpretasikan sebagai titik panas. Penyebab adanya anomali itu pun masih tidak dapat dipastikan.

Ia meminta masyarakat mewaspadai angin kencang beberapa hari ke depan. Sementara pihaknya akan tetap memantau dan melaporkan perkembangan terbaru.

“Waspada selalu angin juga masih kencang untuk beberapa hari kedepan ditambah adanya hotspot,” ungkap dia.

Sebelumnya pada Minggu (11/7) Agung menyampaikan kecepatan angin rata-rata berkisar antara 30 hingga 40 kilometer per jam yang terjadi di Kota Kupang dan sekitarnya. (bev/ol)@

Leave a Comment