BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Kupang Evaluasi Kepesertaan Jamsostek

Putra Bali Mula

 

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Kupang mengevaluasi dan monitoring pelaksanaan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kegiatan ini berlangsung di Aston Hotel Kupang, Kamis (24/6) yang mana dihadiri Riza Chaerani Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan NTT, Bupati Kupang Korinus Masneno dan Amos Uly Asisten II Pemkab Kupang.

Riza Chaerani menyebut, jaminan sosial ketenagakerjaan telah memberi perlindungan kepada 2480 tenaga kerja honorer dari 55 OPD di Kabupaten Kupang. Perlindungan ini berkenaan dengan jaminan kecelakaan kerja, perawatan dan manfaat lainnya hingga jaminan kematian.

Secara keseluruhan di NTT, kata dia, kesadaran untuk mendapat perlindungan dari BPJS masih rendah. Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kupang karena peduli dengan tenaga kerja.

Ia juga ingin tenaga kerja informal di kabupaten ini dapat tersentuh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan meningkatnya jumlah kepesertaan. Untuk saat ini juga terdapat 48 perusahaan yang bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan dengan jumlah pekerja mencapai 1.133 orang.

Ia juga mengupayakan agar aparat desa dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini baru dua desa dengan 19 orang aparat desa yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Mereka juga bekerja bagi masyarakat tetapi belum mendapatkan perlindungan,” ungkapnya.

Perlindungan sosial adalah hak pekerja dan untuk itu semua pekerja di Kabupaten Kupang harus tersentuh menyeluruh tidak saja ASN.

Bupati Kabupaten Kupang, Korinus Masneno memaparkan data tenaga kerja hingga 2021 pada kesempatan itu. Ada 5.244 peserta yang adalah tenaga kontrak daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.482 peserta, lalu pekerja informal sebanyak 1.475 peserta.

Jumlah kepesertaan ini masih perlu ditingkatkan karena total jumlah pekerja di Kabupaten Kupang sebanyak 14.438 tenaga kerja. Dengan demikian masih terdapat 9.192 atau 63 persen tenaga kerja belum mendapatkan perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

“Untuk itu kegiatan yang kita lakukan hari ini menjadi wadah kita mengevaluasi, mengambil solusi alternatif terhadap berbagai hambatan atau bagi perlindungan sosial di Kabupaten Kupang,” ujar Korinus. (Yan/ol)

Leave a Comment