BPKP NTT Kawal Penyaluran Bantuan PPKM

Kepala Bulog Kanwil NTT Asmal saat menyerahkan bantuan kepada salah salah satu penerima di kelurahan Oetete disaksikan Kepala Perwakilan BPKP NTT, Sofyan Antonius dan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore. Foto: Kekson/VN

Kekson Salukh

Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTT berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahun 2021.

Kepala Perwakilan BPKP NTT, Sofyan Antonius kepada VN usai memantau penyaluran bantuan beras PPKM di kota Kupang, Senin, (19/7) pagi mengatakan, pengawasan yang dilakukan BPKP sesuai instruksi Presiden untuk memastikan tidak terjadi pendobelan pada bantuan yang disalurkan.

Pengawasan yang dilakukan BPKP, kata Sofyan, untuk bantuan beras PPKM tahun 2021, bantuan sosial tunai (BST), dan bantuan program keluarga harapan (PKH).

“Kami akan coba melakukan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pendobelan dalam penyaluran bantuan itu. Tapi kalau memang antara beras dan rupiah maka itu sesuai kebijakan, dimana masyarakat mendapat bantuan Rp 300.000/bulan, dan bantuan beras 10 kilogram,” jelasnya.

Ia berharap penyaluran bantuan BST  sebesar Rp 300.000/bulan dan 10 kilogram beras per penerima keluarga manfaat (PKM) bisa disalurkan dalam waktu yang secepatnya.

“Kami dapat laporan dari seluruh Indonesia ternyata semua sudah menyalurkan dan NTT juga dalam proses penyaluran. Prinsipnya semua akan disalurkan, baik BST, PKH, dan Beras,” katanya.

Selain itu, kata Sofyan, pengawasan BPKP juga sampai pada diskon subsidi listrik yang diberikan negara kepada masyarakat melalui PLN

“Kami melakukan pengawasan untuk pemberian diskon listrik, untuk yang KWh 900 mendapat subsidi 20 persen, dan KWh 450 mendapat diskon 50 persen,” tuturnya.

Ia menambahkan, BPKP selalu melakukan koordinasi untuk pengawasan penyaluran bantuan-bantuan tersebut supaya bisa berjalan dengan baik, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu sesuai harapan masyarakat.

Sementara Kepala Bulog Kanwil NTT Asmal  mengatakan, penyaluran bantuan beras PPKM tahun 2021 dilakukan perdana di Kota Kupang yakni di Kelurahan Oetete, Kayu Putih, dan Oebobo.

Ia menuturkan, total penerima keluarga manfaat (PKM) bantuan Beras PPKM 2021 di NTT sebanyak 524.265 orang.  Beras yang disalurkan Bulog Kanwil NTT sebanyak 5.242.650 ton diberikan kepada seluruh PKM di 22 kabupaten/kota se-Provinsi NTT.

Menurut dia, bantuan itu berikan kepada masyarakat sesuai arahan Presiden untuk menyiapkan dan menyalurkan beras kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 khususnya di tengah pemberlakuan PPKM.

“Beras yang kami salurkan ini untuk 524.265 KPM yang tersebar di 22 kabupaten/kota se NTT. Penyaluran perdana dilakukan di kota Kupang untuk 22 ribu KPM  di kota Kupang. Per KPM mendapat 10 kilogram,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan itu dilakukan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum menerima bantuan. (bev/ol)

Leave a Comment