Buah Simalakama Republik Ceko

Striker Manchester United Marcus rashford (kanan) berlalu dengan wajah kecewa saat menggantikan Kapten Harry Kane di menit ke-74 dalam laga Inggris kontra Skotlandia. Rashford kurang mendapat tempat di starting eleven. Foto: EUFA
Striker Manchester United Marcus rashford (kanan) berlalu dengan wajah kecewa saat menggantikan Kapten Harry Kane di menit ke-74 dalam laga Inggris kontra Skotlandia. Rashford kurang mendapat tempat di starting eleven. Foto: EUFA

Tuan rumah Inggris yang semula dianggap favorit juara Grup D, kini berubah jadi tim semenjana usai ditahan kacamata oleh saudara tua Skotlandia di Matchday II, 19 Juni lalu di Wembley Stadium London.
Beredar rumor, pasukan Gareth Southgate hanya bermain setengah hati untuk terhindari dari posisi juara grup.

Kondisi Inggris itu, membuat Republik Ceko tak punya pilihan. Ibaratnya memakan buah simalakama. Dimakan Bapak mati, tidak dimakan ibu yang mati. Menang atau seri kontra Inggris, pasukan Jaroslav Silhavy akan tetap menjadi juara Grup D.

Itu artinya, Vladimir Darida dkk akan berhadapan dengan runner up Grup F (antara Prancis-Jerman-Portugal) di babak 16 besar pada Selasa 29 Juni mendatang di Wembley Stadium, London.

Berharap kalah lawan Inggris pun tak mungkin. Bukan saja karena faktor Inggris yang “enggan” untuk menang, tapi jika sampai mereka kalah, maka bisa saja Kroasia yang menempati posisi runner up.
Bagaimana dengan Inggris? Publik bola London sudah mengultimatum pasukan Harry Kane dkk untuk bermain serius dan memenangkan pertarungan.

Tuntutan itu bukannya tanpa alasan. Pertama; posisi Rep Ceko dan Inggris yang sama-sama mengantongi poin 4, berpotensi memunculkan aksi “setengah hati” pasukan Inggris yang ingin hasil imbang. Karena dengan nilai 5, Inggris tentu aman di posisi runner up dan tak terpengaruh dengan hasil pertandingan Skotlandia vs Kroasia.

Kedua; Inggris juga tetap akan lolos sebagai runner up meski kalah dari Rep Ceko dan Kroasia mampu mengalahkan Skotlandia. Inggris dan Kroasia akan punya nilai yang sama (4). Namun Inggris unggul head to head atas Kroatia (kemenangan 1-0 di Matchday I) sehingga tetap di posisi runner up.
Ketiga; jika terjadi kejuatan dan Skotlandia mampu mengalahkan Kroasia, posisi Inggris pun masih aman. Skotlandia harus bisa mengalahkan Kroasia dengan selisih gol minimal +4 untuk menutup selisih gol mereka yang -2 dan Inggris yang +1. (lihat klasemen)

Menarik menanti ending dari kedua laga Matchday III di Grup D ini. Apakah sesuai skenario Inggris jadi runner up, ataukah Harry Kane dkk dengan dada terbuka mengalahkan Rep Ceko untuk bersiap menghadapi runner up Grup F di Wembley Stadium 23 Juni mendatang.

Perlu diingat pula bahwa semua skenario ini bakal meleset jika kejutan terjadi di Grup E. Spanyol yang selama ini dijagokan bakal menjadi juara grup, malah posisinya terancam.

Spanyol terlempar ke posisi ketiga dengan nilai 2 hasil imbang 0-0 lawan Swedia dan imbang 1-1 dengan Polandia. Posisi juara Grup sangat bergantung dari hasil pertandingan antara Swedia vs Polandia. Jika Swedia sukses mengalahkan Polandia maka juara grup E menjadi miliknya.
Tak peduli hasil Spanyol kontra Slowakia. Pemenang antara Spanyol kontra Slowakia adalah calon lawan Inggris di Babak 16 Besar. (paa/pol/E-1)

Perkiraan Susunan Pemain:
REP CEKO (3-5-1): Vaclik; Coufal, Celustka, Kalas, Boril; Soucek, Holes; Masopust, Darida, Jankto; Schick. Pelatih: Jaroslav Silhavy.

INGGRIS (4-2-3-1): Pickford; James, Stones, Mings, Chilwell; Phillips, Rice; Grealish, Mount, Sterling; Kane. Pelatih: Gareth Southgate.

Leave a Comment