Bupati Rote Ndao Launching Bantuan Beras PPKM di Kelurahan Mokdale

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyerahkan bantuan kepada salah seorang dari 5 penerima, saat kegiatan launching penyaluran Bantuan Beras PPKM 2021 di Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Rabu (28/07/2021).

Frangky Johannis

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu melaunching Penyaluran Perdana Bantuan Beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 2021 dari Kementerian Sosial bagi 19.145 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 11 wilayah kecamatan di kabupaten terselatan NKRI tersebut.

Launching Bantuan Beras PPKM tersebut ditandai penyerahan secara simbolis oleh Bupati Paulina, Wakil Bupati Stefanus M Saek, Dandim 1627/Rote Nao Letkol (Inf) Educ Permadi, Kasat Bimas Polres Rote Ndao Iptu Bambang, dan Kabid Operasional dan Pelayanan Publik Kanwil Bulog NTT Agung Sarianto, kepada 5 KPM asal Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, di kantor Kelurahan Mokdale, Rabu (28/07/2021).

Bupati Paulina kepada perwakilan penerima mengatakan, Bantuan Beras PPKM merupakan kepedulian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial atas pemberlakukan PPKM tentunya masyarakat mengalami kendala dalam kehidupan ekonominya.

Menurutnya, masyarakat harus bersyukur dan menerima bantuan ini dengan ikhlas. Jangan lihat dari jumlahnya yang hanya 10 kilo gram karena seluruh wilayah di Indonesia mengalami hal yang sama. Kita di Rote Ndao masuk PPKM kategori level 3 saja sudah mendapat 190 ton lebih, kalau ditotal seluruh Indonesia sudah tidak terbilang jumlahnya.

“Saya berharap terima dengan rasa suka cita. Jangan sampe dalam hati bersungut hanya 10 kilo gram,” imbuhnya.

Bupati Paulina juga mengingatkan warga untuk disiplin mentaati protokol kesehatan, menunda sementara acara pesta, dan tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Jika setelah beraktivitas sehari-hari, sebaiknya tetap di rumah saja, tidak usah kumpul-kumpul, agar membantu mencegah penularan Covid-19 karena saat ini di Rote masih sekitar 300 lebih orang yang positif dan masih harus mendapat pelayanan kesehatan di tempat-tempat karantina.

Kepala Dinas Sosial Ferry Haning mengatakan, Bantuan Beras PPKM oleh Pemerintah Pusat ini dengan pertimbangan masyarakat Pra Sejahtera akan mengalami kekurangan bahan pangan. Sehingga, tambahan 10 kilo gram beras ini khusus diberikan kepada masyarakat Pra Sejahtera, yakni penerima PKH, Sembako, dan BST.

Untuk Rote Ndao, kata dia, berjumlah 19.145 KPM yang tersebar di 119 desa/kelurahan, di mana hari ini dilakukan launching di tiga kelurahan, yakni Mokdale, Namodale, dan Metina. Sementara untuk selanjutnya akan dibagikan langsung oleh PT Posindo Ba’a yang memenangkan tender distribusi.

“Dalam seluruh proses pembagian Bantuan Beras PPKM ini kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Rote Ndao dan Kodim/1627 Rote Ndao, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan untuk menerapkan protokol kesehatan dan mengatur tertibnya masayarakat penerima saat distribusi,” katanya.

Lurah Mokdale Andre Boik mengatakan, penerima Bantuan Beras PPKM di wilayahnya berjumlah 232 penerima tersebar di wilayah 25 RT, 8 RW, dan 6 Lingkungan kelurahan tersebut.

Menurutnya, pembagian dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan dibagi 2-3 wilayah RT per hari, untuk menghindari penumpukan massa.

Pimpinan PT Posindo Ba’a Stefanus P Bekak menjelaskan sebagai mitra Bulog selaku penyedia beras, pihaknya bertugas sebagai penyerah bantuan kepada 19.145 PKM di seluruh Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, dalam melaksanakan penyaluran pihaknya dibantu transporter yang bertugas menjemput beras di gudang Bulog kemudian dibawa ke titik-titik serah yang sudah ditetapkan baru dibagikan oleh PT Posindo.

Ketika ditanya target penyelesaian distribusi bantuan tersebut, Stefanus katakan, paling lama 10 Agustus mendatang sudah terselesaikan seluruhnya.

Sementara Kabid Operasional dan Pelayanan Publik Kanwil Bulog NTT Agung Sarianto mengatakan, stok beras yang ada di gudang Bulog Rote saat ini sekitar 300 ton, sehingga tidak ada masalah dengan penyalurannya nanti.

Untuk bantuan PPKM ini, kata dia, semua sudah siap dalam kemasan 10 kilo gram. Sehingga, nantinya akan dipercepat proses penyaurannya untuk membantu masyarakat terdampak PPKM. (yan/ol)

Leave a Comment