Ceko Si Biang Kerok Belanda

REUTERS MOMEN MENYAKITKAN:  Pasukan De Oranje Belanda gagal menju EURO 2016 setelah dipermalukan Republik Ceko 2-3 dalam laga yang dihelat di Amsterdam Arena, Rabu (14/10) dini hari Wita. Inilah momen menyakitkan ketika terjadi gol ketiga bagi Ceko.
REUTERS MOMEN MENYAKITKAN:  Pasukan De Oranje Belanda gagal menju EURO 2016 setelah dipermalukan Republik Ceko 2-3 dalam laga yang dihelat di Amsterdam Arena, Rabu (14/10) dini hari Wita. Inilah momen menyakitkan ketika terjadi gol ketiga bagi Ceko.

Tim Super Belanda akan ditantang Republik Ceko di babak 16 besar Euro 2020 di Ferenc Puskas Stadium, Hungaria, Senin (28/6) dinihari Wita.

Mampukah pasukan Frank De Boer menjaga kesempurnaan – tanpa kalah di fase penyisihan Grup?

Maklum saja, Belanda lolos dari Grup C setelah memenangkan tiga pertandingan di Amsterdam Johan Cruijff Arena dan mencetak delapan gol fantastis. Mereka menjadi tim pencetak gol terbanyak secara keseluruhan di penyisihan grup.

Tak berlebihan pula jika hampir semua analis dan rumah judi Eropa dan dunia menjagokan De Oranje. Dua situs bola ternama Eropa menjagokan Georginio Wijnaldum dkk akan menang besok. Situs Football Prediction memasak predikso 2-0 untuk Belanda dan Vivagoal juga menjagokan Belanda menang tipis 2-1.

Tapi tunggu dulu! Fakta membuktikan Republik Ceko kerap menjadi batu sandungan bagi Oranje. Si Kotak-kotak Merah-Putih sempat jadi biang kerok gagalnya Oranje di Piala Eropa.

Laga dini hari besok, akan menjadi pertemuan ketiga Belanda dan Republik Ceko di ajang Piala Eropa. Di UERO 2000, pelatih Belanda saat ini Frank de Boer merasakan bagaimana sulitnya menghadapi Ceko. Frank akhirnya mencetak satu-satunya gol dari titik penalti di babak penyisihan grup Piala Eropa 2000 di Amsterdam.

Empat tahun kemudian, Ceko bangkit dari ketinggalan 2-0 dan menang 3-2 di Aveiro di babak penyisihan grup Piala Eropa 2004. Wilfred Bouma dan Ruud van Nistelrooy memberi Belanda keunggulan dua gol lebih awal tetapi si jangkung Jan Koller dan Milan Baros membawa Ceko menyamakan kedudukan sebelum gol kemenangan Vladimir Micer pada menit ke-88.

Total Belanda dan Ceko tercatat sudah 11 kali bertemu sejak pertemuan perdana keduanya di tahun 1994. De Oranje kurang superior kala bersua Ceko. Mereka hanya menang tiga kali, seri tiga kali dan lima kali kalah.

Terkait fakta itu, Frank de Boer mengaku timnya sudah siap menghadapi anak-anak asuhan Jaroslav Silhavy itu.

“Kami harus menjadi yang terbaik untuk mendapatkan hasil bagus melawan Republik Ceko. Mereka menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan di babak penyisihan grup; kami harus bekerja keras,” ujar De Boer.

 

Waspadai Schick
Belanda yang diperhitungkan sebagai kandidat juara, diprediksi bakal kembali bermain agresif dan meladeni permainan terbuka Ceko. Lini tengah dan lini depan Oranje adalah jaminan mutu menuai gol.

Apalagi Ceko punya catatan produktivitas yang kurang mengigit. Mereka hanya mampu mencetak enam gol pada enam laga terakhirnya. Bahkan sisi pertahanan mereka juga lumayan disorot lantaran sudah kebobolan sebanyak 8 gol dari jumlah laga yang sama.

Berbeda dengan lawannya, Belanda memiliki lini pertahanan yang lumayan solid. Dalam enam laga terakhir, mereka hanya kebobolan empat gol. Di sisi lain, lini serang mereka terbilang lumayan solid. De Oranje mampu koreksi 20 gol dari jumlah laga yang sama
Namun demikian, Frenki de Jong dkk di lini belakang juga harus mewaspadai tindak tanduk Patrik Schick yang telah meraih tiga gol dan membawa Republik Ceko finis ketiga di Grup D. (paa/pol/R-2)

Leave a Comment