Denmark akan Menyulitkan tapi Inggris Dijagokan

PERTEMUAN TERAKHIR: Striker Inggris Harry Kane dikawal ketat para bek Denmark dalam laga EUFA Nation League 14 Oktober 2020 lalu. Saat itu Inggris takluk 0-1 atas Denmark. Inilah pertemuan terakhir kedua tim.  

THE Three Lion (tiga singa logo asosiasi sepakbola Inggris) Inggris diprediksikan bakal mendapat perlawanan sengit dari The Dinamit Denmark dalam laga babak semifinal Piala Eropa (EURO) 2020 di Stadion Wembley, London, Kamis (8/7) pukul 02.00 WIB.

Ketangguhan mental yang terbentuk seiring dengan perkembangan turnamen dibrangi motivasi ekstra pascainsiden kolapsnya Christian Eriksen membuat anak-anak asuhan pelatih Kasper Hjulmand bisa menjadi lawan yang merepotkan.

Oleh karenanya, dibutuhkan perhatian dan fokus penuh dari pasukan Gareth Southgate. “Bagi Denmark, mereka telah melewati perjalanan luar biasa (pascainsinden Eriksen) dan siapa yang berani berkata mereka tidak bisa melanjutkannya?” tulis mantan striker Inggris Alan Smith di kolom analisa Sky Sport, Senin (6/7).

Namun demikian, pasukan The Three Lion berada dalam kondisi prima dan percaya diri menang. Publik Inggris pun meyakini 100 persen bahwa Harry Kane dkk akan melaju ke partai final dan keluar sebagai juara.
Percaya diri karena mencatat rekor kemenangan terbesar Inggris di putaran final EURO (menang 4-0 atas Ukraina), tak kebobolan dalam lima laga sebelum semifinal, serta dalam kondisi prima karena semuanya diperoleh dalam waktu normal 90 menit pertandingan.

Publik Inggris pun percaya, sejarah pertemuan kedua tim di pentas sepak bola Eropa dan dunia selama ini menempatkan Three Lion mendominasi. Dari 21 pertemuan, Inggris memenangkan 12 pertandingan berbanding 4 keunggulan bagi Denmark. Sedangkan 5 pertandingan lain berakhir dengan skor imbang.

Pelatih Gareth Southgate mengatakan timnya memiliki peluang yang luar biasa sekaligus kesempatan untuk membuat sejarah lolos ke babak final untuk pertama kalinya. “Kami belum pernah ke final Kejuaraan Eropa. Ini bukan tekanan tapi ini adalah tantangan dan kesempatan untuk mengambil, dan saat ini anak-anak siap melakukannya,” ujar Southgate seperti dilansir EUFA.com, kemarin.

Sementara Kasper Hjulmand menilai, laga besok seperti memainkan pertandingan tandang (bermain di London). “Kami senang para penggemar Denmark kembali ke stadion. Meskipun jelas kami akan senang jika separuh stadion berkortum Denmark. Motivasi kami adalah membungkam penonton, tetapi kami tahu itu akan sulit,” ujar Hjulmand.

Racikan Berbeda

Sementara itu, soal taktik dan strategi pelatih, Sture Sand suporter fanatik Denmark memberi pendapat bahwa Denmark akan bermain di areal tengah dan belakang untuk membiarkan Inggris menyerang sejak awal. Kemudian ketika menemukan cela dan kelengahan Inggris, segera akan memukul balik dari kedua sayap.

Penilaian ini merujuk dari formasi yang diusung pelatih Kasper Hjulmand. Juru taktik Denmark itu mengubah formasi awal dari 4-3-3 di dua laga Grup B (lawan Finlandia dan Belgia) ke formasi baru 3-4-3 yang membawa timnya tampil menggila saat mengalahkan Rusia 4-1, Wales 4-0 dan Rep Ceko 2-1.

Hal yang sama juga dilakukan juru taktik Inggris Gageth Southgate. Di tiga laga Grup D, Southgate memakai formasi andalannya 3-4-2-1. Hasilnya, Harry Kane dkk hanya menang 1-0 melawan Rep Ceko dan Kroasia serta bermain imbang tanpa gol dengan Timnas Skotlandia.

Namun ketika melawan Jerman di babak 16 Besar, Southgate memakai formasi 3-4-3 untuk menahan pergerakan lini tengah Jerman yang menggunakan formasi 3-4-2-1. Dan ternyata Inggris sukses besar. Saat menghadapi Ukraina (3-5-2) di Perempat Final, lagi-lagi Southgate mengubah taktik dengan formasi menyerang 3-4-2-1. Itu pun sukses!

Menarik ditunggu, apakah Southgate akan menggunakan formasi ketika melawan Jerman, ataukah saat melawan Ukraina.
Yang pasti, laga di Wembley Stadium besok akan menjadi penuh gengsi bagi Denmark maupun Inggris sebagai tuan rumah. Tim mana yang lengah dan banyak melakukan kesalahan, dialah yang tersingkir. (paa/pol/ari/yan/ol)

 

 

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

 

INGGRIS (4-3-2-1): Pickford; Walker, Stones, Maguire, Shaw; Phillips, Rice; Sancho/Saka, Mount, Sterling; Kane. PELATIH: Gareth Southgate.

 

DENMARK (3-4-3): Schmeichel; Christensen, Kjaer, Vestergaard; Stryger, Hojbjerg, Delaney, Mæhle; Braithwaite, Dolberg, Damsgaard. PELATIH: Kasper Hjulmand

Leave a Comment