Diduga Diamkan Sejumlah Aset Yayasan, Rektor Unimor Digugat

Kuasa Hukum Yayasan Sandinawa, Andrianus Magnus Kobesi.

Gustu Amsikan 

Yayasan Pendidikan Cendana Wangi (Sandinawa) TTU Resmi menggugat Rektor Universitas Timor (Unimor) Dr.Ir.Stefanus Sio, M.P lantaran sebagian aset Yayasan Sandinawa tidak mau dikembalikan olehnya.

Hal tersebut disampaikan Kuasa Hukum Yayasan Sandinawa, Adrianus Magnus Kobesi, kepada media ini, Rabu (7/7) di Kefamenanu.

Adrianus mengatakan Yayasan Sandinawa resmi menggugat Rektor Unimor Dr.Ir.Stefanus Sio,M.P dengan nomor Register Perkara 13/Pdt.G/2021/PN Kfm lantaran sebagian Aset Yayasan Sandinawa tidak mau dikembalikan oleh sang rektor.
Aset telah dikembalikan seperti kursi 650 buah, mobil Kijang, dan Mobil Inova. Akan tetapi sisa dana sebesar Rp1.783.675.394 (satu miliartujuh ratus delapan puluh tiga juta,enam ratus tujuh puluh lima ribu tiga ratus sembilan puluh empat rupiah) tidak mau diserahkan oleh sang rektor.

Perbuatan Rektor Unimor telah merugikan baik secara materil maupun imateril serta melanggar pasal 1365 KUHPerdata. Berdasarkan fakta tersebut Yayasan Sandinawa terpaksa menempuh jalur hukum karena Rektor Unimor tidak berkehendak baik untuk mengembalikan sisa dana milik Yayasan Sandinawa.

“Uang milik Yayasan Sandinawa ini tersimpan di rekening rektor yang pernah dibuka saat Unimor belum menjadi Perguruan Tinggi Negeri. Sejak Universitas Timor jadi Perguruan Tinggi Negeri,Yayasan Sandinawa tidak lagi mengurus keuangan Unimor,”jelas Adrianus.

Gugatan tersebut telah resmi didaftar dan panggilan untuk sidang pertama juga telah ada, yakni pada Selasa 13 Juli 2021 mendatang. Selaku Kuasa Hukum Yayasan Sandinawa, Adrianus berharap perkara ini dapat diselesaikan secara arif dan benar di depan hukum. Pihaknya berharap adanya penyelesaian secara adil di pengadilan.

Sementara Rektor Universitas Timor, belum berhasil dikonfirmasi media ini, hingga berita ini diturunkan. (Yan/ol)

Leave a Comment