Dinas Peternakan NTT Sosialisasi Standar Layanan Publik

Putra Bali Mula

 

Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Johanna R. Lisapally, membuka sosialisasi tentang standar layanan publik dari dinas yang dipimpinnya itu untuk diketahui publik.

Sosialisasi ini disampaikan secara daring melalui siaran YouTube Dinas Peternakan Provinsi NTT, Rabu (24/11).

Ia menyebut untuk mewujudkan standar pelayanan yang prima kepada masyarakat, Dinas Peternakan NTT berupaya mengimplementasikan pelayanan sesuai regulasi.

“Untuk pelayanan publik yang cepat dan berkualitas,” tukasnya.

Kepala Bidang Produksi Ternak, Hiparpus Pau, turut memberikan sosialisasi bantuan bibit ternak dan bibit pakan ternak.

Dalam seminar standar pelayanan publik itu ia menyampaikan program kerja inovasi berbasis digital bidang pembibitan dan produksi ternak pada Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Inovasi ini terdiri dari tiga komponen yang mengacu pada pelayanan publik.

Tiga komponen ini adalah SI-PROBANTER yaitu melakukan Inovasi digitalisasi Proposal Bantuan ternak, SIPRO-HIPATEK yaitu melakukan inovasi digitalisasi proposal bantuan hijauan pakan ternak, juga SI-GENCARKU yaitu inovasi digitalisasi informasi nitrogen cair dan semen beku.

Berdasarkan aspek ekonomi, jelas dia, memudahkan masyarakat mendapatkan akses layanan dengan e-proposal secara gratis dan terbatas dari pungutan liar, memudahkan Informasi dan akses data SI-GENCARKU, melalui website dengan biaya yang lebih minim.

Ia menyampaikan informasi ini akan disajikan secara lebih lengkap, terperinci dan utuh pada situs website https//disnak.ntt.go.id pada menu layanan publik.

Untuk prosedur dan inovasi, sambungnya, dapat masuk ke website Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur https://disnak.nttprov.go.id pada menu Layanan Publik, lalu isi formulir pemohonan proposal secara lengkap dan upload dokumen-dokumen pendukung bila dokumen tidak bisa diupload dalam formulir dapat diemailkan ke alamat websitedisnak@gmail.com.

Selanjutnya, Formulir Permohonan proposal langsung diterima dan diverifikasi oleh admin serta proses lebih lanjut.

Sementara Kepala UPTD Pembibitan Ternak dan Produksi Makanan Ternak, Iwan Arkian, menyebut, UPTD ini menyediakan bibit bakalan ternak dan bibit atau benih hijauan pakan ternak bagi masyarakat umum, instansi pemerintah maupun swasta.

Untuk mekanisme dan prosedur agar mendapatkannya, yaitu melakukan permohonan lisan maupun tertulis kepada Kepala UPTD atau Ketua Instalasi Asal Ternak, lalu Pembeli menuju instalasi untuk memilih ternak, kemudian pembayaran ternak kepada panitia penjualan di instalasi.

Pembeli membawa ternak yang dibeli dengan waktu pelayanan yaitu Senin sampai Jumat pukul 08.00 sampai 16.00 Wita dengan lama pelayanan 30 menit.

Ia menyebut UPT Pembibitan Ternak dan Produksi Pakan Ternak membawahi 8 instalasi dengan komoditas ternak yang dikembangkan dan tersebar di 6 Kabupaten. (Yan/ol)

Leave a Comment