Disbudpar Kabupaten TTU Gelar Festival Band dan Tenun Ikat

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas.

Gusty Amsikan 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT menggelar festival band dan tenun ikat. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah yang diselenggarakan melalui Disbudpar.

Demikian disampaikan Kepala Disbudpar Kabupaten TTU, Robertus Nahas, kepada media ini, Rabu (23/6) di Kefamenanu.

Robertus mengatakan, Pemkab TTU memiliki agenda rutin yang diselenggarakan oleh Disbudpar. Sejumlah agenda rutin tersebut di antaranya lomba cerita rakyat yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu, festival band dan tenun ikat, serta lomba pacuan kuda.

Robertus menjelaskan festival band diselenggarakan sejak tanggal 22 sampai dengan 24 Juni 2021 bertempat di Laat Manekan SVD Noemeto. Dalam festival tersebut, terdapat 9 grup band yang melaporkan diri. Namun dalam kegiatan pembukaan dan check sound hanya 7 grup yang hadir. Sementara festival tenun ikat sesuai rencana akan diselenggarakan pada 25 Juni 2021 mendatang di depan Rumah Jabatan Bupati TTU sekaligus dengan pemilihan Putera-Puteri TTU yang disponsori oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) TTU.

“Festival band ini melibatkan tujuh grup band dari Kota Kefamenanu. Sebelumnya, kita sudah menyurati semua pimpinan sekolah untuk mengikuti, tapi ada yang keberatan karena sudah selesai ujian dan karena covid. Yang hadir ini karena mereka komunikasikan secara baik antar sesama pemain dan membawa nama grup band. Sementara festival tenun ikat melibatkan 24 kecamatan.   Setiap kecamatan mengirim satu kelompok tenun ikat dan akan diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2021 di Halaman Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan ini dilaksanakan secara bersamaan dengan pemilihan putera-puteri TTU yang disponsori oleh Dekranasda TTU,”jelas Robertus.

Ia menambahkan pihaknya menyediakan dana pembinaan bagi grup band yang berhasil meraih juara pertama hingga keenam. Pihaknya juga menyediakan hadiah bagi basis, drumer, gitaris, pianis, dan vokalis terbaik. Sementara untuk festival tenun ikat, pihakmya menyediakan dana stimulan dan biaya transportasi bagi para peserta. (Yan/ol)

 

Leave a Comment