Disperindag dan PD Pasar Pantau Penerapan Prokes di Pasar Tradisional

Kepala Disperindag Kota Kupang Djijda Kadiwanu didampingi Direktur Keuangan PD Pasar Mey Jagi saat melakukan pemantauan pada tiga Pasar Tradisional di Kota Kupang. 

Maykal Umbu

 

Pemerintah Kota Kupang telah menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, untuk itu Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kupang bersama PD Pasar melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di sejumlah pasar di Kota Kupang.

Kepada VN, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kupang Djijda Kadiwanu mengatakan, pemantauan ini dilakukan di tiga pasar besar di Kota. Di antaranya, Pasar Kasih Naikoten I, pasar Oebobo dan Pasar Oeba.

“Dari pemantauan didapati semua pedagang dan masyarakat yang datang untuk berbelanja di beberapa pasar tradisional, semuanya sadar akan Protokol Kesehatan (Prokes),” Ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/7).

“Kegiatan ini menindaklanjuti Instruksi Wali Kota Kupang, terkait PPKM Level IV yang menyebutkan akan menertibkan aktivitas di pasar. Jam operasi penertiban pasar adalah pukul 04. 00 Wita sampai pukul 10.00 Wita, dan pukul 17.00 sampai pukul 20.00 Wita,” Jelasnya.

Terpisah, Direktur Keuangan PD Pasar Mey Jagi saat dikonfirmasi VN menjelaskan bahwa memang secara garis besar banyak pedagang yang sangar sadar dalam penerapan protokol kesehatan. “Dari hasil pemantauan dapat dikatakan kesadaran pedagang sudah mencapai 95 persen,” Katanya.

“Bukan hanya hari ini saja tetapi kita sudah melakukan edukasi berulang kali dan mensosialisasikan terkait instruksi Wali Kota tentang PPKM level IV, dimana jika pedagang melanggar Prokes maka akan dikenakan sanksi,” Ungkapnya.

Dalam penerapan sanksi, ia melanjutkan bila ditemui ada pedagang yang tidak memakai masker, tidak mengatur jarak pembeli dan lainnya maka akan diminta agar tidak berjualan di area pasar selama satu minggu.

Sementara untuk pembeli, lanjut dia, wajib menggunakan masker ketika memasuki area pasar. “Kita memang sudah menerapkan aturan ini sejak awal tahun 2021, sehingga masyarakat taat dan sangat jarang didapati ada warga yang masuk area pasar tanpa masker, jadi dapat dikatakan kalau kesadaran warga sudah sangat bagus,” Jelasnya.

Mey menjelaskan, bagi pembeli yang masuk ke area pasar juga akan dikenakan sanksi, yaitu tidak boleh masuk area pasar sebelum menggunakan masker.

Diharapkan, kesadaran masyarakat akan Prokes tetap terjaga dengan baik terutama di lingkungan pasar. “Sudah sangat bagus, hal ini merupakan perilaku yang positif, karena dengan taat Prokes akan menjaga diri sendiri, keluarga dan orang sekitar,” Tutupnya. (Yan/ol)

Leave a Comment