Dituntut 10 Tahun Penjara, Veronika Syukur Pingsan

Simon Selly

Salah satu terdakwa kasus korupsi aset tanah milik negara di Manggarai Barat (Mabar) provinsi NTT, Veronika Syukur menangis dan jatuh pingsan saat dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan 10 tahun penjara dalam sidang yang digelar, Senin (28/6) sore, di Kupang.

Tuntutan JPU yang dibacakan Heru Ardi, yang menyatakan bahwa terdakwa Veronika Syukur terbukti bersalah, melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dan berlanjut tindak pidana pencucian uang sebagaimana dakwaan kesatu primair dan dakwaan kedua dan dakwaan ketiga penuntut umum.

Selain itu, terdakwa juga dituntut selama 10 tahun pidana penjara dan denda senilai Rp. 1 miliar.

“Dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan,” ujar Hero.

Sidang tersebut dipimpin hakim ketua Wari Juniati, didampingi hakim anggota Ikrarniekha Elmayawati Fau dan Ibnu Kholik, dan dihadiri juga oleh jaksa penuntut umum Herry C. Franklin, Heru Ardi dan Emerenciana Djehamat.

Terdakwa didampingi penasehat hukumnya, sidang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang.

Disaksikan VN, dalam persidangan tersebut, setelah mendengarkan tuntutan dari JPU, terdakwa Veronika Syukur langsung menangis histeris dan selang beberapa saat kemudian pingsan sehingga sidang diskors kurang lebih dari 20 menit.

Setelah sadar dari pingsannya, hakim ketua menyampaikan kepada terdakwa Veronika untuk bersabar dan berdoa, karena bacaan tuntutan sifatnya belum final.

“Ibu Veronika ini baru tuntutan dan belum putusan jadi yang sabar dan berdoa ya ini belum final,” kata dia.

Selai itu, kerabat dari terdakwa Veronika Syukur juga diberikan kesempatan majelis hakim untuk memberikan penguatan kepada terdakwa agar tenang.

“Ini belum final jadi Veronika yang sabar yang kuat,” ujar kerabat terdakwa memberi penguatan kepada terdakwa.

Setelah pembacaan tersebut, hakim ketua menskors sidang dan akan dilanjutkan pada hari Jumat 2 Juli 2021 mendatang. (Yan/ol)

Leave a Comment