Dorong Kemandirian Pupuk, Julie Sutrisno Bangun Industri Pupuk Organik di Sikka

Ketua DPD NasDem Sikka Romanus Woga saat peletakan batu pertama pembangunan Industri UPPO di Desa Hoder, Rabu (20/10) siang. Foto: Yunus/VN

Yunus Atabara

Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian dan ketersediaan pangan, bagi para petani di masa pandemi Covid-19. Namun, petani sering mengalami kendala kelangkaan pupuk setiap tahun.

“Perlu pemberdayaan dan pendampingan kepada petani untuk memproduksi pupuk organik agar petani bisa mandiri pupuk melalui pembangunan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) di setiap Kabupaten di NTT,” ujar aggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno kepada VN Kamis (21/10) terkait komitmen sebagai wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan para petani agar tidak tergantung pada pupuk anorganik dan bisa mandiri pupuk.

Menurutnya, petani selalu mengalami kendala kelangkaan pupuk setiap musim tanam karena itu petani harus mampu produksi pupuk organik agar bisa mandiri dan tidak tergantung pada pupuk bersubsidi.

Julie menjelaskan industri UPPO adalah program Kementrian Pertanian yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian pupuk organik bagi seluruh petani di Indonesia, termasuk di NTT khususnya Kabupaten Sikka.

“Pupuk selalu menjadi masalah setiap tahun bagi petani. Karena itu, agar petani tidak lagi sulit mengakses pupuk organik, membentuk industri UPPO di setiap daerah,” ujarnya.

Kehadiran sistem industri UPPO multi manfaat. Mulai dari proses penggemukan sapi, kotorannya ditampung lalu diproses dengan sistem canggih untuk menghasilkan pupuk organik. Jika industri UPPO dikelola secara baik, maka petani NTT akan mandiri pupuk.

“Industri UPPO multi manfaat. Sapi digemukkan lalu dijual dapat uang. Kotorannya diproduksi pakai mesin dan menghasilkan pupuk organik jauh lebih baik dari pada pupuk subsidi,” kata Julie.

Sebuah industri UPPO terdiri dari sebuah bangunan tempat penggemukan sapi sebanyak 8 ekor dilengkapi sebuah bak penampung untuk fermentasi kotoran sapi. Sebuah mesin untuk produksi pupuk organik dan sebuah motor roda tiga untuk mengangkut pupuk organik siap pakai.

Melalui dana aspirasi sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat di tahun 2019 telah memperjuangkan pembangunan UPPO di 10 Kabupaten mulai dari Manggarai Barat sampai Alor.

Hal yang sama di tahun 2020 dan 2021. Untuk Kabupaten Sikka Julie Sutrisno telah membangun dua unit UPPO di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat dan Desa Hoder Kecamatan Waigete.

Julius Juli, salah satu pengurus kelompok tani yang mendapatkan industri UPPO dari dana Aspirasi Julie Sutrisno Laiskodat di tahun 2021 menjelaskan Kelompok Tani Perintis berkomitmen membangun Industri UPPO agar bisa mandiri pupuk.

“Hitungan kami, dalam satu bulan kami mampu produksi 20 ton pupuk organik. Produksi itu kami yakin bisa membuat kami di desa ini bisa mandiri pupuk setiap tahun,” kata Julius.(bev/ol)

Leave a Comment