DPO 6 Tahun, Paskalis Oematan Diringkus Tim Tabur Kejati di Kupang

Kiri-kanan: Tim tabur Yupiter Selan, terpidana Paskalis Oematan, Asintel dam Kasi Pidsus Kejari Alor.

Simon Selly 

Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati NTT berhasil mengamankan Paskalis Oematan, DPO kasus korupsi proyek pembangunan jaringan perpipaan di Desa Tribur, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, Provinsi NTT, tahun anggaran 2010.

Hal tersebut disampaikan Kejati NTT, melalui Asisten Intelijen (Asintel) Kejati, Asbach yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Alor, Agustina Kristiana Dekuanan di kantor Kejati NTT, Selasa (22/6).

Terpidana berhasil diamankan tim Tabur Kejati NTT, pada Senin (21/6) malam sekitar pukul 21.00 Wita, di wilayah kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT.

Asintel menerangkan, sebelumnya terpidana dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara berdasarkan putusan Mahkamah Agung, nomor 2187 K/Pidsus 2015 tanggal 19 November 2015.

“Paskalis Oematan merupakan terpidana korupsi proyek pembangunan jaringan perpipaan di Desa Tribur, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor tahun anggaran 2010 lalu, yang mana dirinya saat itu menjabat sebagai kontraktor pelaksana, CV. Timor Raya Alor pada saat itu,” terang Asintel.

Asintel juga menerangkan bahwa terpidana telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 20 Oktober tahun 2015 oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Alor dan Kejati NTT.

Nilai anggaran Dalam proyek pembangunan jaringan perpipaan di Desa Tribur tersebut sebesar Rp710 juta. Atas perbuatan terdakwa negara mengalami kerugian mencapai Rp124 juta lebih.

Sebelumnya terpidana tidak berada di NTT, sejak putusan Kasasi ditolak sehingga masuk dalam daftar pencarian orang. Terpidana akan dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Kupang untuk menjalani hukuman.

Terpidana Paskalis Oematan merupakan satu dari empat terpidana lainnya, yang dimana masing-masing telah selesai menjalani masa tahanannya. (Yan/ol)

 

Leave a Comment