DTH Korban Seroja Tahap II sedang Diproses

Beberapa unit rumah hunian sementara untuk korban banjir bandang Lembata sudah rampung dan siap ditempati. Gambar diabadikan sabtu (19/6). Foto: MI
Beberapa unit rumah hunian sementara untuk korban banjir bandang Lembata sudah rampung dan siap ditempati. Gambar diabadikan sabtu (19/6). Foto: MI

 

Putra Bali Mula

 

Dana Tunggu Hunian (DTH) diberikan dalam dua tahap. Tahap pertama telah disalurkan sebesar Rp 1 miliar lebih kepada 737 orang penerima. Sementara DTH tahap dua dalam proses.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimi Didok, mengatakan ini kepada media, Selasa (22/6).

Pemerintah Kota Kupang, kata dia, terus berupaya mendapatkan lahan untuk merelokasi semua warga yang terdampak badai Seroja terutama bagi warga yang kehilangan rumah.

Sejumlah masalah ditemui saat penyaluran misalnya nama keluarga yang dipakai adalah ayah, sementara ketika memasukkan nama dan nomor rekening menggunakan nama ibu atau anaknya.

“Jadi BPBD juga melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan. Tetapi pada prinsipnya untuk Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap pertama sudah disalurkan kepada masyarakat penerima,” katanya

Ia menyebut DTH ini diberikan kepada masyarakat yang menjadi korban Badai Seroja dengan kategori rusak berat atau rumah korban yang tidak bisa ditempati lagi. DTH diperuntukan bagi korban untuk menyewa tempat hunian baru dengan alokasi perbulan 500 ribu.

DTH tahap kedua juga sudah sementara diproses, dan akan segera disalurkan. Dia berharap masyarakat dapat memperhatikan data yang diberikan by name by address agar pada saat penyaluran bantuan tidak terjadi kendala.

Sebelumnya, walikota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak berkategori rusak berat telah disalurkan oleh pemerintah pusat ke rekening penerima bantuan tersebut. (Yan/ol)

Leave a Comment