Dua Warga TTS Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal

Direktris RSUD Soe, Ria Tahun

Megi Fobia 

Lagi-lagi kasus korban meninggalkan dunia akibat covid-19 terjadi di Kabupaten TTS, NTT. Kali ini 2 orang terkonfirmasi Positif Covid-19 meninggal dalam waktu yang sama yakni pada Selasa (29/6) dengan tempat yang berbeda. Satu pasien meninggal di RSUD Soe dan satunya meninggal di Panite, Kecamatan Amanuban Selatan.

Demikian informasi yang diperoleh VN dari Direktris RSUD Soe, Ria Tahun, Jubir Penanganan Covid-19 Kabupaten TTS, Deny Nubatonis dan Camat Amanuban Selatan, Johanis Asbanu, Selasa (29/6).

Menurut Direktris RSUD Soe, Ria Tahun, pasien YT terkonfirmasi positif covid-19 dan meninggal di RSUD Soe, setelah dirawat terhitung 19 Juni dan menghembuskan napas terakhir pada Selasa (29/6).

Almarhumah YT diketahui terkonfirmasi Positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab PCR saat mendatangi RSUD Soe untuk mendapatkan pelayanan medis. Sesuai aturan, setiap pasien yang hendak dirawat di RSUD Soe, wajib dilakukan pemeriksaan swab PCR maupun antigen. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui terkonfirmasi Positif Covid-19.

Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten TTS, Deny Nubatonis membenarkan, ada dua pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal pada Selasa (29/6).

Deny menjelaskannya, almarhum YT yang meninggal di RSUD Soe akan dimakamkan di TPU Oebaki Kecamatan Noebeba, sementara Almarhumah AT yang meninggal di Panite Kecamatan Amanuban Selatan harus berkoordinasi dengan Camat Amanuban Selatan Johanis Asbanu.

“Yang di Soe tetap pemakaman secara covid-19, sedangkan yang satu karena di Panite maka harus koordinasi dulu dengan camat,”Kata Deny.

Khusus untuk YT, lanjut Deny, tim pemulasaraan jenasah covid-19 Kabupaten TTS sudah bersiap diri untuk memakamkan almarhum YT di TPU Oebaki.

Camat Amanuban Selatan, Johanis Asbanu mengatakan pasien AT yang meninggal di Panite tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Sulawesi.

Almarhum tiba di Desa Polo pada Sabtu 26 Juni. Namun, kondisi kritis, Selasa (29/6) dibawa ke Puskesmas Panite untuk mendapat pertolongan medis. Namun, saat dilakukan rapid hasilnya Positif.

Setelah pemeriksaan, AT meninggal dan sehingga dilaporkan ke tim gugus tugas penangan covid-19 Kabupaten TTS. Oleh karena itu, pihaknya, semntara menunggu petugas Covid Kabupaten untuk pemulasaran jenazah ke Oebaki.

“Kami Forkopimcam dan Tim Gugus Covid sudah tegaskan untuk makamkan di Oebaki dan kami juga sampaikan ke keluarga,”Jelasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment