Empat Kajari di NTT Dilantik

Suasana pelantikan empat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah hukum Kejati NTT, Senin (26/7).

Simon Selly

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Yulianto, resmi melantik empat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah itu. Pelantikan berlangsung pada Senin (26/7) pagi, di Aula Kejaksaan Tinggi NTT.

Empat Kajari yang dilantik yaitu Kajari Kabupaten Sabu Raijua dijabat Moch Eko Joko Purnomo, menggantikan Agus Kurniawan, yang dipromosi menjadi Asisten Pembinaan Kejati Papua. Moch Eko Joko Purnomo sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejati Sumatera Barat.

Ridwan Angsar, dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, menggantikan Shirley Manutede, dan Shirley Manutede, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Kabupaten Kupang dimutasi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Klungkung, Kejati Bali.

Sedangkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata yang sebelumnya dipimpin Ridwan Angsar, kini dipimpin oleh Azrijal, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Yogyakarta.

Sementara itu, Bintang Latinusa Yusvantare, dilantik menjadi Kajari Kabupaten Sumba Barat, menggantikan Sundoro Adi, yang dimutasi menjadi Kajari Tebing Tinggi.

Bintang Latinusa Yusvantare sebelumnya sebagai Koordinator pada Kejati Kalimantan Selatan.

Kajati NTT, Yulianto dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik seraya berharap dapat terus bekerja secara profesional dan berintegritas demi meningkatkan kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan.

“Jabatan yang diberikan memiliki konsekuensi dan tanggung jawab yang besar, sehingga harus dilaksanakan dengan profesional dan berintegritas,” ujar dia

Kajati mengakui saat ini pandemi covid-19 masih terus berkepanjangan, perekonomian negara sedang terpukul dan memerlukan banyak sumber daya ekonomi, oleh karena itu melalui kewenangan yang dimiliki harus mampu membuat berbagai macam karya, terobosan dan inovasi yang dapat mendukung penguatan ekonomi nasional.

“Kita harus memiliki inisiatif untuk mendampingi dan mengamankan setiap program pemerintah dalam proses pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional serta memperbanyak dan mengoptimalkan upaya pengembalian dan penyelamatan keuangan negara,” tegas Kajati Yulianto. (Yan/ol)

 

Leave a Comment