GKPI dan GMI Bantu Mesin Pompa dan Kelengkapannya

Ketua Umum GKS, Pdt. Alfred Samani (berdiri kiri) foto bersama tim relawan GKS dan Poktan Malla Taka Haung usai menyerahkan mesin pompa air dan perlengkapannya, Senin (1/6). Foto: Jumal Hauteas vn

Jumal Hauteas

 

Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Menteng Jakarta dan Gerena Methodis Indonesia (GMI) ikut mengambil bagian dalam upaya membangkitkan kembali ekonomi masyarakat Sumba Timur yang terdampak banjir bandang, dan Badai Siklon Tropis Seroja. Kepedulian GKPI Menteng Jakarta ini ditunjukkan dengan bantuan mesin pompa dan selang berbagai ukuran bagi para petani.

Bantuan ini diserahkan melalui Posko Gereja Kristen Sumba (GKS) sehingga kemudian diserahkan langsung Ketua Badan Pelaksana Majelis Sinode (BPMS) GKS, Pdt. Alfred Samani bersama Wakil Ketua I, BPMS GKS, Pdt. Yuliana Ata Ambu di Lambanapu, Kapuaratu dan Pau, Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Selasa (1/6). Ikut hadir dalam penyerahan ini relawan Posko GKS sedangkan masyarakat petani juga didampingi Ketua BPMJ GKS Lambanapu, Pdt. Yuliana W. Kilimandu.

Ketua Umum BPMS GKS, Pdt. Alfred Samani saat menyerahkan bantuan mesin pompa, selang dan perlengkapan lainnya kepada para petani menjelaskan bantuan ini merupakan bagian dari kepedulian bersama teman-teman sepelayanan yang ada di Jakarta bagi masyarakat korban bencana banjir bandang yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan ikut hanyut peralatan mesin dan kelengkapan menyiram mereka.

Karena itu bantuan ini sekiranya dapat membantu masyarakat petani untuk kembali membangun dan menata kehidupan pertanian mereka yang rusak dan hilang tersapu banjir bandang.

“Semoga bantuan ini bisa memberikan harapan bagi bapak-mama untuk kembali mengolah lahan pertanian yang ada lebih baik,” jelasnya.

Dijelaskannya bantuan ini juga merupakan bagian dari langkah GKS mendukung masyarakat korban banjir bandang dan Badai Siklon Tropis Seroja dalam menata kembali kehidupan ekonomi keluarga. Karena itu, bantuan donasi yang diterima Posko GKS dibelanjakan tidak lagi barang-barang konsumtif melainkan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengolah lahan pertanian sehingga kehidupan ekonomi masyarakat yang jatuh saat banjir bandang melanda Sumba Timur dua bulan silam bisa kembali dibangun.

“Bantuan sembako kita cukupkan, dan kita ganti dengan bantuan yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat seperti ini,” ungkapnya.

Koordinator Posko GKS, Pdt. Yuliana Ata Ambu menambahkan bantuan ini merupakan sumbangan dari GKPI Menteng Jakarta dan GMI Jakarta sehingga pihaknya mendata dan melihat masyarakat korban banjir yang membutuhkan peralatan untuk kembali menata kehidupan ekonomi mereka guna dibantu.

“Kami koordinasi dengan teman-teman pendeta jemaat untuk dapat data masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Malla Taka Haung, Kahar Djawarai (56) kepada VN mengucapkan terima kasih kepada GKPI dan GMI yang telah menunjukkan kepedulian kepada mereka melalui Posko GKS dalam menata kembali kehidupan ekonomi mereka pasca banjir dan Badai Siklon Tropis Seroja. Karena dengan bantuan mesin pompa ini, mereka dapat menata pengolahan lahan mereka secara lebih baik.

“Mesin pompa ini akan membantu kami sehingga lebih cepat siram tanaman sayuran kami,” jelasnya.

Djawarai mengaku selama ini mereka harus menyiran tanaman sayur mereka dengan menggunakan mesin pompa yang disewa sehingga jika tidak mampu menyewa mesin pompa, para petani terpaksa harus mengangkat air dengan tenaga manusia.

“Kalau angkat pakai tenaga manusia, terbatas sudah kami tanam,” tandasnya.

Pantauan VN, Selasa (1/6) selain menyerahkan bantuan mesin pompa dan kelengkapannya di Kapuaratu, Pau dan Lambanapu, tim Posko GKS juga menyerahkan tandon air di Jemaat GKS Mau Hau untuk keperluan penyiraman kebun gereja di lingkungan gereja dan memantau lokasi persawahan di Mauliru yang sudah tidak bisa ditanami padi karena jebolnya Bendungan Kambaniru untuk nantinya dibantu dengan mesin pompa air, agar lahan tersebut bisa ditanami dengan sayuran dan tanaman holtikultura.(Yan/ol)

 

Leave a Comment