Hadiri Festival di TTU, Waket Dekranasda NTT Borong Tenun Ikat

Wakil Ketua (Waket) Dekranasda Provinsi NTT, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten TTU dan Kadisbudpar Kabupaten TTU, membeli sejumlah kain tenun pada festival tenun ikat di Kabupaten TTU.

Gusty Amsikan

 

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar Festival Tenun Ikat dan Pemilihan Putera-Puteri TTU.

Pantauan media ini, Jumat (25/6), kegiatan Festival Tenun Ikat dan Pemilihan Putera-Puteri TTU yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama Dekranasda Kabupaten TTU itu, dilaksanakan di Halaman Rumah Jabatan Bupati TTU. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Ny. Maria Fransisca Nae Soi-Djogo, Ketua Dekranasda Kabupaten TTU, Ny. Elvira B. Djuandi-Ogom.

Tampak Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten TTU dan Kadis Pariwisata Robertus Nahas, mengunjungi seluruh stan kelompok tenun dan membeli di setiap stan tanpa terlewatkan.

Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Ny. Maria Fransisca Nae Soi-Djogo ketika diwawancarai media ini mengatakan kedatangannya ke Kabupaten TTU untuk memilih putera-puteri TTU yang memiliki minat, bakat, dan kecerdasan untuk disaring dan dijadikan wakil TTU dalam ajang pemilihan Putera-Puteri NTT. Putera-Puteri TTU yang terpilih nanti akan ikut berkompetisi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional jika benar-benar berkualitas.

Menurut Maria, selain memilih Putera-Puteri TTU, pihaknya selaku pembina UKM kerajinan kreatif juga akan menyaksikan Festival Tenun Ikat yang menghadirkan kelompok-kelompok tenun ikat yang ada di wilayah Kabupaten TTU. Sumber daya dan potensi luar biasa yang dimiliki oleh Kabupaten TTU harus terus dikembangkan agar nantinya bisa menghasilkan produk kerajinan kreatif yang dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Dekranasda sebagai pembina semua UKM kerajinan kreatif seperti tenun dan kuliner, melihat betapa luar biasanya potensi yang ada di  TTU. Ini tentu akan disampaikan kepada Ketua Dekranasda NTT agar ada pendampingan lebih lanjut terhadap kelompok tenun ini agar bisa menghasilkan tenun yang lebih berkualitas dan memperoleh pasaran secara lebih luas,”pungkasnya.

Sementara, Ketua Dekranasda Kabupaten TTU, Ny.Elvira B. Djuandi-Ogom mengatakan kegiatan Festival Tenun dan Pemilihan Putera-Puteri TTU tersebut digelar sebagai  motivasi kepada kelompok tenun dan remaja putri untuk mencintai budaya TTU khususnya tenun. Putera-Puteri TTU yang terpilih nanti akan memperoleh hadiah dan mahkota. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kaum muda untuk lebih mencintai budaya TTU.

Sedangkan kegiatan Festival Tenun Ikat dilaksanakan sebagai upaya untuk mengaktifkan kembali kelompok-kelompok tenun yang ada. Pihaknya juga akan mengupayakan pendampingan bagi kelompok-kelompok tenun yang telah ada agar dapat meningkatkan kualitas dan mutu tenunan TTU sehingga tidak kalah bersaing dengan kabupaten dan provinsi lain. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyajikan aneka pangan lokal agar membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap pangan lokal.

“Pesan kami, para anggota kelompok tenun ikat lebih giat bekerja dan memanfaatkan waktu seefektif mungkin untuk menenun. Anggota harus menjadikan tenun sebagai pekerjaan pokok dan bukan sampingan, sehingga bisa meningkatkan ekonomi rumah tangga mereka,”pungkasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment