Harga Daging Babi di Kupang Melonjak

Sinta Tapobali

Harga daging babi di pasar-pasar tradisional di Kota Kupang naik drastis.

Pantaun VN di pasar Kasih Naikoten dan Pasar Oeba Kupang, Selasa 23 November 2021, harga daging babi mencapai Rp 100 ribu- Rp 110 ribu per kilogram.

Harga yang bervariasi antara satu pedagang dengan pedagang lainnya ini disebabkan berbagai alasan.

To’o Eman, salah satu penjual daging babi di Pasar Oeba mengatakan, kenaikan harga daging babi bertahap. Harga normal daging babi isi penuh biasanya Rp 80 ribu hingga Rp 85 ribu per kilogram. Naik perlahan hingga mencapai Rp 110 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga daging babi isi tulang biasanya ia jual Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogram, naik perlahan hingga mencapai Rp 100 ribu per kilogramnya.

Kenaikan ini lantaran dipicu oleh harga babi hidup yang semakin mahal. “Babi yang beta beli dari peternak itu sudah mahal memang, makanya harga juga pasti naik,” ujar To’o Eman.

Om Ose, penjual daging babi lainnya juga mengatakan senada. Baginya kenaikan harga daging babi lantaran pasokan daging babi yang semakin berkurang lantaran mati terkena virus.

“Babi sekarang harganya mahal, jangankan yang besar, yang babi anak umur satu bulan saja sudah Rp 1.2 juta. Bibitnya saja sudah mahal apalagi kalau yang sudah besar,” jelas Ose.

Menurutnya, banyak peternak babi yang enggan untuk memelihara babi lantaran takut rugi bila babi yang dipelihara mati terkena virus Afrika (ASF).

“Banyak babi yang dipelihara mati karena kena penyakit babi, makanya sekarang untuk cari babi memang agak susah dan kalau dapat harga pasti mahal. Kita penjual mau mahal seperti apa tetap harus beli karena tiap hari kita jual daging, jadi jangan kaget kalau harga daging sekarang memang naik,” tutup Ose. (Yan/ol)

Leave a Comment