Harga Ikan Segar di Kota Kupang Naik

Sinta Tapobali

 

Harga ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang, NTT melonjak sejak beberapa hari terakhir.

Hal ini disebabkan angin kencang di tengah laut dalam beberapa hari terakhir. Sehingga banyak nelayan yang enggan melaut. Kendati demikian, kenaikan harga ikan tidak terjadi pada semua jenis ikan.

Pantauan VN di TPI Oeba Kupang, Selasa (12/10), harga ikan kembung kecil dan sedang dijual Rp 20 ribu untuk 7 ekor, dari harga sebelumnya Rp 15 ribu untuk 7 ekor. Harga yang sama juga berlaku untuk ikan tongkol ukuran kecil dijual Rp 20 ribu per kumpul (Satu kumpul 7 ekor) dari harga sebelumnya Rp15 ribu per kumpul.

Harga ikan kakap merah maupun kakap putih mencapai Rp120 ribu sampai 150 ribu per ekor dari harga normal antara Rp 80 ribu sampai Rp100 ribu per ekor.

“Harga masih sama namun jumlah yang kami kurangi untuk ikan kembung maupun tongkol yang ukuran kecil,” ujar Ary, salah satu pedagang ikan di TPI Oeba.

Ary mengatakan, pasokan ikan memang sedikit berkurang akibat angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir. Sehingga banyak nelayan tidak melaut dan berdampak terbatasnya pasokan ikan ke pasar.

“Biasanya kalau angin pasti harga ikan naik karena hasil tangkapan nelayan berkurang,” kata Ary.

Nikson, salah satu pedagang ikan di Pasar Kasih Naikoten 1 mengatakan bahwa harga ikan memang mengalami kenaikan namun tidak signifikan.

Seperti ikan tembang yang biasa dia beli dengan harga Rp 250 ribu per ember oker, naik menjadi Rp 300 ribu per ember. Ikan kombong naik menjadi Rp 600 ribu hingga Rp 650 ribu per ember dari sebelumnya Rp 450 ribu.

“Ikan cakalang dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per ekor, jadi kita jual Rp 35 ribu per ekor yang ukuran cukup besar,” ujar Nikson. (Yan/ol)

Leave a Comment