Hari Lingkungan Hidup, Momentum Lebih Peduli Lingkungan

Foto bersama usai acara penyerahan penghargaan kepada para pemenang Kalpataru dan Proper.. Foto: Kekson/VN
Foto bersama usai acara penyerahan penghargaan kepada para pemenang Kalpataru dan Proper.. Foto: Kekson/VN

 

Kekson Salukh

Pemerintah provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) melakukan kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia 2021, Senin, (7/6) pagi di di pantai wisata Lasiana, Kota Kupang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT, Ondy Christian Siagian selaku Ketua Panitia mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tingkat Provinsi NTT Tahun 2021 merupakan momentum melakukan kampanye penyadaran lingkungan kepada seluruh lapisan masyarakat sekaligus mengingatkan dan memotivasi pemerintah dan masyarakat agar semakin sadar dan bertindak dalam aksi-aksi nyata untuk melestarikan lingkungan hidup.

Ondy mengatakan tujuan peringatan Hari Lingkungan Hidup untuk meningkatkan kecintaan serta menumbuhkan kesadaran semua pihak untuk menguatkan kembali kepedulian terhadap pemeliharaan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Ia mengatakan perubahan sikap, perilaku dan cara pandang terhadap fungsi lingkungan dan upaya pelestariannya penting dilakukan sebagai upaya pembelajaran bagi segenap komponen masyarakat dalam usaha merefleksikan kembali kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Kepala DLHK NTT, Ondy Christian Siagian saat menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada Fiul Terminal Manager Pertamina, Syaifullah sebagai penerima penghargaan proper. Foto; Kekson/VN

Kepala DLHK NTT, Ondy Christian Siagian saat menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada Fiul Terminal Manager Pertamina, Syaifullah sebagai penerima penghargaan proper. Foto; Kekson/VN

“Tujuan lain dari peringatan Hari Lingkungan Dunia ini sebagai momentum strategis untuk memberikan
apresiasi bagi masyarakat maupun perusahaan yang berhasil dalam mengelola lingkungan hidup serta untuk
mewujudkan good environmental governance (tata kelola lingkungan yang baik),” tegas Ondy.

Pemulihan ekosistem merupakan seruan untuk melindungi dan menghidupkan kembali ekosistem di seluruh dunia, demi
kepentingan manusia dan alam. Seruan ini , jelas Ondy, juga bertujuan untuk menghentikan degradasi ekosistem dan
memulihkannya untuk mencapai tujuan global.

“Hanya dengan ekosistem yang sehat kita dapat meningkatkan mata pencaharian masyarakat, mengatasi perubahan iklim,
dan menghentikan keruntuhan keanekaragaman hayati seiring dengan semangat NTT Bangkit Masyarakat Sejahtera, ” tandasnya.

Gerakan global yang kuat dan berbasis luas sangat diperlukan untuk meningkatkan pemulihan ekosistem dan
menempatkan dunia di jalur yang tepat bagi masa depan yang berkelanjutan. Pemulihan ini adalah proses untuk
meningkatkan produktivitas dan kapasitas lanskap untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat yang terus
berubah.

Asisten II Sekda Provinsi NTT Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Samuel Rebo menyerahkan piagam penghargaan kepada Adolfina Boimau sebagai pemenang Kalpataru. Foto: Kekson/VN

Asisten II Sekda Provinsi NTT Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Samuel Rebo menyerahkan piagam penghargaan kepada Adolfina Boimau sebagai pemenang Kalpataru. Foto: Kekson/VN

“Pada kesempatan ini pula, kami mengajak saudara sekalian untuk bersama-sama bergandengan tangan untuk mendukung dan menyukseskan berbagai program/kegiatan dan kebijakan pemerintah untuk menjadikan lingkungan
yang asri, sehat dan bersih untuk NT Bangkit masyarakat Sejahtera, ” pintanya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia 2021 tingkat provinsi NTT tahun ini mengangkat tema “Memulihkan Ekosistem Untuk Katong Pung Lingkungan Lebe Bae”.

Tampak hadir Asisten II Sekda Provinsi NTT Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Samuel Rebo mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Turut hadir, Kepala BKSDA NTT, Timbul Batubara, jajaran Kepala UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di NTT, Kepala Dinas LHK NTT, Ondy Christian Siagian, serta seluruh Kepala KPH di tingkat kabupaten/kota se NTT, Camat Kelapa Lima, Wayan Astawa, Lurah Lasiana Welem Bentura, dan ratusan tamu undangan.Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Sekda Provinsi NTT Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Samuel Rebo mengatakan, Lingkungan sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Samuel mengajak seluruh komponen masyarakat  di provinsi NTT  untuk bekerjasama dan mendorong pelestarian lingkungan hidup.

“Manusia merupakan bagian dari alam semesta, manusia tidak bisa terpisahkan dengan alam sehingga menata dan memelihara fungsi lingkungan merupakan tanggungjawab seluruh elemen masyarakat demi NTT bangkit dan NTT sejahtera, “pungkasnya.

Pantauan VN, usai acara seremonial peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia tingkat provinsi NTT tahun 2021 dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang Kalpataru dan Proper tahun 2021 secara simbolis, dan diakhiri dengan launching Dua Inovasi Gugus Daun DLHK yaitu Komunitas Lestari Andi Korupsi dan Komunitas Motor Trail Daun. (bev/ol)

Leave a Comment