HUT Bhayangkara, Polres Belu Vaksin 1.750 Warga

Bupati Belu dr Agus Taolin sedang sibuk mengatur masyarakat yang mau menerima vaksin dari program Polri di GOR L.A Bone pada Sabtu (26/6). Foto: Stef/VN
Bupati Belu dr Agus Taolin sedang sibuk mengatur masyarakat yang mau menerima vaksin dari program Polri di GOR L.A Bone pada Sabtu (26/6). Foto: Stef/VN

Stef Kosat

Polres Belu merayakan HUT Bhayangkara dengan melakukan vaksinasi masal bagi 1.750 warga Belu di Gor LA Bone dan 12 Puskesmas yang ada di wilayah Belu pada Sabtu (26/6).

Vaksin masal ini dilakukan sebagai upaya menekan angka Covid-19 di Belu yang sudah meningkat hingga 85 orang dalam dua minggu terakhir.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh.

Saleh mengatakan vaksinasi masal merupakan program Kapolri dan dilakukan secara nasional dalam mendukung pemerintah.

Pantauan VN, ribuan warga datang memadati GOR dengan prokes. Ada 1.000 vaksin yang disiapkan. Sisanya disebar di 12 Puskesmas yang ada di Belu.

Warga sangat antusias bahkan terkesan takut tidak kebagian vaksin.

Bupayi dr Agus Taolin tampak hadir dan ikut sibuk mengatur masyarakat yang berdesakan memasuki GOR L.A Bone.

Untuk mengatasi kekurangan vaksin yang disediakan karena antusias warga cukup tinggi untuk divaksin, Saleh mengatakan Polres Belu sudah berkoordinasi dengan Pemkab Belu untuk menyediakan vaksin karena di dinas kesehatan ada tersedia 1.800 vaksin.

“Jadi ini program vaksinasi masal ini bagian dari percepatan yang dilakukan serentak di seluruh Polres Indonesia. Polres Belu sendiri mendapat 175 vial vaksin Sinovac. Ini bagian dari percepatan vaksinasi karena proses vaksin yang dilakukan oleh Pemkab Belu masih terbatas,” jelas Saleh.

Tenaga kesehatan yang disiapkan untuk vaksinasi masal ini baik dari Polres, Puskesmas Umanen, Puskesmas Kota Atambua sebanyak 100 orang

Bupati Belu dr Agus Taolin mengatakan menyambut hari ulang tahun Bhayangkara Pemkab Belu berkolaborasi dengan Polres mengerahkan seluruh tenaga kesehatan di Gor L A Bone untuk melayani masyarakat yang antusias untuk menerima vaksin.

Ia mengaku program ini baik namun warga cukup sulit diajak untuk bersabar dan antri.

Ia mengataman Pemkab Belu mengapresiasi Polri dalam hal ini Polres maupun warga yang begitu antusias untuk menerima vaksin.

“Masyarakat berjubel. Sudah ada koordinasi dengan Polres untuk mematuhi protokol kesehatan hanya masyarakat menyerbu sehingga sulit dikendalikan,” ungkapnya.

Ia memohon maaf atas kerumunan ynag terjadi.

“Polres Belu dan Pemkab sudah mengerahkan semua pasukan yang ada supaya masyarakat dapat terlayani semua. Bagi masyarakat yang sudah divaksin maupun yang sedang antri untuk divaksin tetap patuhi protokol kesehatan supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sementara salah satu warga Marisa Juaniku mengapresiasi program vaksinasi yang dilakukan Polri terutama Polres Belu.

Vaksinasi yang dilakukan ini memberi rasa aman di saat pandemi ini dan menambah kekebalan tubuh masyarakat supaya terhindar dari Covid-19.

“Hanya keteraturan masyarakat penerima vaksin harus ditertibkan lagi supaya tidak melanggar protokol kesehatan juga,” ujarnya. (bev/ol)

Leave a Comment