ICA Kenalkan Kuliner Khas NTT

Expo Ekonomi Kreatif yang berlangsung di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT 2021,  Kamis (1/7). 

Maykal Umbu 

Badan Pengurus Daerah Indonesian Chef Asosiation (ICA) provinsi NTT memperkenalkan kuliner khas NTT melalui Expo Ekonomi Kreatif yang berlangsung di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT.

“Saya baru enam bulan di sini tetapi sudah mengexplore makanan khas NTT, ternyata makanan NTT lebih kaya daripada provinsi lainnya,” Ujar pengurus daerah ICA NTT Chef Bono kepada VN di lokasi Expo Ekraf 2021, Kamis (1/7).

Ia menjelaskan, untuk pariwisata kekuatannya ada pada kuliner dan tempat wisata. Nah, kenapa Bali kuat karena mereka mengexplore semua makanan khasnya baik ayam betutu dan lainnya.

Sementara di kupang, Orang-orang hanya mengenal Daging Se’i dan jagung bose padahal masih banyak makanan khasnya.

“Setelah saya gali ternyata ada makanan lainnya seperti ropang dan ra’arete yang bisa diexplore,” Katanya.

Sebenarnya, lanjut dia, yang bisa mengexplore bukan saja masyarakat tetapi didukung dari dinas terkait baik provinsi maupun kota.

“Kalau sudah tidak bisa explore maka swasta yang masuk, kalau begitu siapa yang dirugikan nantinya?,” Tanya dia.

Hal ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah bahwa makanan khas NTT ini sangat luar biasa.

“Saya memang baru tetapi sudah mencoba memasak makan ropang dari Adonara yang sudah dimodif, ayam loma juga dari Adonara dan Ra’arete dari Ngada. Tiga makanan ini yang kita sedang explore pada kegiatan Expo ini,” Jelasnya.

Dia berharap, organisasi ICA NTT ini mendapatkan dukungan dari pemerintah baik provinsi dan kota dalam mengexplore kuliner khas NTT bahwa tidak hanya jagung bose saja tetapi masih ada kuliner dari kabupaten lainnya.

“Kita akan support untuk terus memperkenalkan kuliner khas NTT ke masyarakat luas bahwa masih banyak makanan enak yang berasal dari 22 kabupaten/kota di NTT,” Tutupnya. (Yan/ol)

 

 

Leave a Comment