Ini Daftar Penerima Bantuan Tandon Air Bersih Kota Kupang 2020

Tim Pansus saat akan masuk ke rumah milik Sekda Kota Kupang Fahrensy Funay yang juga mendapat bantuan tandon. Foto: Yapi/VN
Tim Pansus saat akan masuk ke rumah milik Sekda Kota Kupang Fahrensy Funay yang juga mendapat bantuan tandon. Foto: Yapi/VN

Yapi Manuleus

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kupang, dengan Nomor: BPBD.360/157/XII/KK/2020 tentang Penetapan Penerima Tandon Air Bagi Masyarakat untuk Kegiatan Penanganan Masalah-Masalah Strategis yang menyangkut tanggap cepat darurat dan kejadian luar biasa tahun 2020 yang diperoleh VN, Jumat (11/6) terdapat daftar lengkap nama penerima untuk setiap kelurahan.

Dalam surat ditulis, bantuan diserahkan bagi masyarakat korban bencana kekeringan di Kota Kupang Tahun Anggaran 2020. Biaya yang dikeluarkan atas keputusan dalam surat ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Kupang Tahun Anggaran 2020 Kota Kupang dan Dokumen Pelaksanaan (DPA) Satuan Perangkat Daerah (SKPD) BPBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2020.

Total penerima 94 orang dengan rincian:

Kelurahan LLBK : Markus Rotu Ludji.
Kelurahan Airmata : Chairul Saleh dan Sitti S. Amin.
Kelurahan Nefonaek: Dominika Sakera.
Kelurahan Pasir Panjang:Konstan Lassa dan Ino S. Garvan.
Kelurahan Solor: Neneng Rahman.
Kelurahan Bonipoi:Munir Baktir.
Kelurahan Oesapa Barat: Daniel Lilo, Yohanis Y. Paa, Imanuel Tamelan, dan Isakh Lona.
Kelurahan Oesapa Selatan: Rosalin M. Mone dan Cris Toelle.
Kelurahan Oesapa : RD. Kayetanus Un, Naomi S. Lette dan Paulina Tule.
Kelurahan Lasiana : RD. Aloysius Monteiro dan Pdt. Juanita Bullan-Baun.
Kelurahan Kelapa Lima: Demsi D. Anlik dan Elfianus N. Maukari.
Kelurahan Nunhila: Orias Palpote, Nelson Rihi Huki dan Juwita.
Kelurahan Fatufeto : Jeni A. Katu, J.K.Loppies, Tonny A. Said, Jony Didok, Doliance Dj. Rohi dan Dominggus A. Rame Huki.
Kelurahan Manutapen : Marselina Pada dan Yuliana Ludji.
Kelurahan Batuplat : Cornelius Lulu.
Kelurahan Penkase Oeleta: Jamilah Tihurua, Pdt.Lia Foes-Lobo, dan Benyamin Tene.
Kelurahan Manulai II : Hans Ngefak.
Kelurahan Namosain : Oktovianus Nggeli, Rahman Arkiang, dan Aprianus D. Alnabe.
Kelurahan Alak : Simson Laen, Bai Lusi dan RM. Adrianus Dimu, pr.
Kelurahan Oepura:  Devita Nole Osa dan Agustina Mandala.
Kelurahan Maulafa:Martinus Sasi.
Kelurahan Penfui : Afriana Boiyani, Haryanto, Yohanes Bose, Yohanes Lukas Laga, Sudarsono Dachlan dan Yohanes Suban Peli.
Kelurahan Bello : Hermina M. Papu, Try M. Naiusaf, Eli Suryani, Rade Mariance Rohi, Endy Boko, Yunus Liu, Yani Fanggidae dan Amadeus Malak.
Kelurahan Fatukoa:  Yohanes Nenotek, Pr. Sebast Wadjang, SVD. Dan Stefanus Amu.
Kelurahan Kolhua :  Femi H. Malelak, Orniyati Tefa dan Pdt. A. Mone -Hae.
Kelurahan Sikumana: Mieshe D. H. Fanggidae, Stephen Sing, Magdalena Ndaparoka, dan Mansyur Sya’ban.
Kelurahan Naikolan : A.A. Alfi Ganggas, dan Pdt. Ronny Runtuh.
Kelurahan Oetete : Mozes Galoni dan Paulus Danlang.
Kelurahan Liliba : Dipson Charles, Kornalius Usfinit dan Marselinus Ali.
Kelurahan TDM : Daniel Ombu Ndina, Stefanus Lette,Sh, dan Saverinus Sardin Doha.
Kelurahan Kayu Putih :  Rm. Kristoforus B. Taslulu, Pr.
Kelurahan Bakunase : Herman O. Sir Lalang, dan Oktoviana T. Rata.
Kelurahan Bakunase II : Melianus Benu dan Drs. Paulus Ganakari.
Kelurahan Airnona : Kerel Ku’u, Thomas Huki Djita, Juliana Manuhutu, Alice Ang Djadi dan Dorkas Wielawa.
Kelurahan Naikoten I :  Makato Ndoen, Nyongki Fanggidae dan Agustinus Parloy.
Kelurahan Kuanino :Charlos A. Da Silva.

Rincian surat tersebut ditanda tangani langsung oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kupang yakni, Maxi Jemy Deerens Didok.

Surat Keputusan penerima bantuan. Foto: Yapi/VN

Surat Keputusan penerima bantuan. Foto: Yapi/VN

 

Tandon Bantuan Ada di Rumah Sekda Kota Kupang

Sebelumnya, Ketua Pansus DPRD Kota Kupang Telendmark Daud mengaku heran bantuan tandon air yang seharusnya disalurkan untuk warga yang membutughkan ternyata ada di rumah milik Sekda Kota Kupang.

“Dari daftar yang diberikan kita ambil salah satu karena kebetulan kita mau melewati jalan itu yakni daftar nama Mozes Galoni yang ada di Oetete. Tapi kita tidak tahu rumahnya dimana. Lalu ada pendamping dari BPBD yang sudah ada di lokasi pas depan Gereja Kefas. Jadi kita sampai langsung kita turun. Tapi kita tidak tahu siapa punya rumah itu. Petugas itu langsung bilang ini rumahnya Pak Sekda sebelum pindah ke rumah jabatan. Kita tanya ini rumah Mozes Galoni, dia bilang iya. Loh, kok Mozes Galoni tinggalnya di sini,” jelasnya, Kamis (10/6) kemarin.

Dia mengatakan Mozes Galoni merupakan petugas PTT Pol PP yang menjaga rumah Sekda sebelum Sekda pindah ke rumah jabatan. Saat pembagian Mozez-lah yang menerima bukan menggunakan nama Sekda Kota Kupang.

“Tapi kita lihat tidak ada di situ. Makanya kita juga heran bagaimana penyaluran ini. Orang lain yang menerima kemudian sampainya di Pak Sekda. Ini yang kita sayangkan, seolah-olah kita manfaatkan orang yang tidak mampu untuk kepentingan para pejabat di Kota Kupang ini. Kan kasian,” kritisnya. (bev/ol)

Leave a Comment