Ini Dua Syarat UMKM NTT Masuk Pasar Digital

Philip Gobang
Philip Gobang

Ketua Panitia Pelaksana Road to Kilau Digital Permata Flobamora Philip Gobang mengatakan ada dua syarat penting bagi UMKM NTT untuk bisa masuk dalam pasar digital. Pertama kualitas produk harus bagu dan terjamin. Kedua, ketersediaan produk untuk memenuhi permintaan secara daring atau online.

“Banyak pihak dibutuhkan untuk mendorong pengembangan UMKM agar menjadi lebih maju. Pemerintah daerah sangat diharapkan untuk berpartisipasi dalam kolaborasi besar ini mendorong orang-orang untuk berkarya mengembangkan produk-produk UMKM,” kata Philip yang juga menjabat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Menurutnya, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diselenggarakan di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), NTT akan membuka peluang usaha kecil dan menengah masuk ke pasar digital.

“Dengan potensi lokal dan kesempatan masuk ke pasar digital membuka peluang pemerintah daerah di berbagai kabupaten untuk mendorong orang-orang muda masuk ke pengembangan UMKM,” kata Philip di Labuan Bajo, Kamis (16/6) dilansir dari antara.com.

 

Gernas BBI Labuan Bajo

Gernas BBI di Labuan Bajo, lanjut dia, membuka kesempatan kerja bagi orang-orang muda karena mereka dekat dengan kreativitas dan inovasi, sehingga produk-produk UMKM lokal di Flores bisa terus berkembang.

“Seiring dengan pembangunan infrastruktur digital, kesempatan konektivitas yang tersedia dimanfaatkan sedemikian rupa untuk kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Philip.

Kementerian Komunikasi dan Informatika bertindak sebagai movement manager dalam acara Gernas BBI bertema Kilau Digital Permata Flobamora 2021 gunamempromosikan produk UMKM NTT.

Flobamora merupakan singkatan dari Flores, Sumba, Timor, dan Alor, nama pulau-pulau besar di Provinsi NTT.

Puncak acara digelar di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (18/6) pukul 07.00 – 12.30 Wita.

Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan hadir secara virtual sebagai keynote speaker dan pembuka acara. Sejumlah menteri, pejabat Bank Indonesia, dan direksi BUMN pun akan memberikan sambutan dan menjadi pembicara.

Puncak acara digelar sebagai bagian dari tema besar nasional Bangga Buatan Indonesia dengan fokus memajukan dan mempromosikan produk-produk UMKM NTT melalui media digital. Kegiatan itu akan digelas secara via Zoom, Youtube Kemkominfo TV, platform e-commerce, dan live stasiun TV. Peserta terdiri atas pejabat pemerintahan, pelaku industri (perbankan, eksportir/importir, dan e-commerce), asosiasi, serta sekitar 100 pelaku UMKM.

Rangkaian acara di antaranya Virtual Expo Flobamora, Aplikasi JP Hub Pariwisata, Desa Adat dari Bank Indonesia, Aplikasi Tur Virtual Desa Wisata Go Digital, aplikasi pemanfaatan toko darin Bumdes dan UMKM Lokal NTT, melakukan experimen virtual expo dengan bertransaksi langsung, bazar offline dan online, serta pertunjukan busana. Ada pula forum diskusi tentang pasar dan kiat masuk ke ranah perdagangan secara daring. Selain itu akan ada penyerahan secara simbolis infrastruktur jaringan Base Transceiver Station (BTS) kepada beberapa kabupaten di NTT penandatangan nota kesepahaman tentang pengiriman logistik antara Pemprov NTT dan Grab. (bev/ol)

Leave a Comment