Jaksa Geledah Dinas PMD Manggarai

Jaksa Kejari Manggarai saat melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyatakat dan Desa Kabupaten Manggarai. Foto: Gerasimos/VN
Jaksa Kejari Manggarai saat melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyatakat dan Desa Kabupaten Manggarai. Foto: Gerasimos/VN

 

 

Gerasimos Satria

Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai, Kabupaten Manggarai melakukan penggeledahan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kamis (27/5) Sekitar Pukul 09.20 Wita.

Penggeledahan dipimpin Kepala Seksi (Kasie) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Manggarai Rizal Pradata. Tim Kejari Manggarai berhasil mengumpulkan satu box barang bukti berisi Surat Pertanggung Jawaban Dana Desa( SPJDD)Lemarang, Kecamatan Reok Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Bayu Sugiri mengatakan penggeledahan Kantor DPMD terkait penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) pada Desa Lemarang, Kecamatan Reok Barat Tahun Anggaran 2017 dan 2018. Pengeledahan dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti terkait laporan pengunaan dana desa di Desa Lemarang tahun 2017 dan 2018 lalu.

Dia mengatakan proses penggeledahan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: Print- 35/N.3.17/Fd.1/05/2021 tanggal 24 Mei 2021 dan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Ruteng Nomor Nomor : 5/Pen. Pid/2021/PN.Rtg tanggal 24 Mei 2021.Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor 29/N.3.17/Fd. 1/04/2021 tanggal 29 April 2021 Jo.

Bayu mengtaakan penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 19 saksi dan 2 ahli dari Universitas Flores di Ende dan Inspektorat Kabupaten Manggarai. Mantan Kepala Desa Lemarang Donatus Su bersama Bendahara Desa Lemarang Katarina Rensi juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mneurutnya, dalam kasus ini, negara mengalami Kerugian sebesar Rp229.972.566. Selanjutnya, kasus akan diproses ke tahap penuntutan atau persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

“Untuk sementara tersangka di Kejari Manggarai dalam waktu dekat tersangka akan dibawa ke Kupang,” ungkapnya.

Sementara Kepala DPMD Manggarai Siprianus Jamun mengatakan kedatangan Jaksa di kantor DPMD dalam rangka pemeriksan terhadap tersangka mantan Kepala Desa Lemarang dan bendaharanya. Jaksa juga mengambil seluruh dokumen terkait laporan pengunaan dana desa untuk Desa Lemarang.

Dia mengaku pemeriksaan kedua tersangka dilaksanakan di kantor DPMD Manggarai karena semua dokumen terkait dugaan korupsi dana desa itu ada di kantor DPMD Manggarai.

“Hari ini saya sampaikan bahwa pemeriksaan ini terkait pemeriksaan tersangka Kepala Desa Lemarang dan Bendaharanya yaitu terkait pengelolaan dana 2017 dan Tahun 2018.Jadi segala macam dokumen ada di sini, mulai dari SPJ dan dokumen lainnya. Jadi yang diambil itu adalah SPJ-nya mereka,” ungkap Jamun. (bev/ol)

 

Leave a Comment